REGISTER

*
*
*
*
*
Fields marked with an asterisk (*) are required.
Sabtu, 19 Mei 2012 | Welcome : Tamu |
Home Cermin Dalam Hal Apa Aku Harus Ikhlas
Admin
Ditulis oleh Karyanto Boris   
Posted : Selasa, 22 September 2009 19:49


Dalam Hal Apa Aku Harus Ikhlas PDF Print E-mail

karyanto borisSebagian manusia menyangka bahwa yang namanya keikhlasan itu hanya ada dalam perkara-perkara ibadah semata seperti sholat, puasa, zakat, membaca al qur’an , haji dan amal-amal ibadah lainnya. Namun ukhti muslimah, ketahuilah bahwa keikhlasan harus ada pula dalam amalan-amalan yang berhubungan dengan muamalah.


Ketika engkau tersenyum terhadap saudarimu, engkau harus ikhlas. Ketika engkau mengunjungi saudarimu, engkau harus ikhlas. Ketika engkau meminjamkan saudarimu barang yang dia butuhkan, engkau pun harus ikhlas. Tidaklah engkau lakukan itu semua kecuali semata-mata karena Allah, engkau tersenyum kepada saudarimu bukan karena agar dia berbuat baik kepadamu, tidak pula engkau pinjamkan atau membantu saudarimu agar kelak suatu saat nanti ketika engkau membutuhkan sesuatu maka engkau pun akan dibantu olehnya atau tidak pula karena engkau takut dikatakan sebagai orang yang pelit. Tidak wahai saudariku, jadikanlah semua amal tersebut karena Allah.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Ada seorang laki-laki yang mengunjungi saudaranya di kota lain, maka Allah mengutus malaikat di perjalanannya, ketika malaikat itu bertemu dengannya, malaikat itu bertanya, “Hendak ke mana engkau ?” maka dia pun berkata “Aku ingin mengunjungi saudaraku yang tinggal di kota ini.” Maka malaikat itu kembali bertanya “Apakah engkau memiliki suatu kepentingan yang menguntungkanmu dengannya ?” orang itu pun menjawab: “Tidak, hanya saja aku mengunjunginya karena aku mencintainya karena Allah, malaikat itu pun berkata “Sesungguhnya aku adalah utusan Allah untuk mengabarkan kepadamu bahwa sesungguhnya Allah mencintaimu sebagaimana engkau mencintai saudaramu itu karena-Nya.” (HR. Muslim)

Perhatikanlah hadits ini wahai ukhti, tidaklah orang ini mengunjungi saudaranya tersebut kecuali hanya karena Allah, maka sebagai balasannya, Allah pun mencintai orang tersebut. Tidakkah engkau ingin dicintai oleh Allah wahai ukhti ?

Dalam hadits lain, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah engkau menafkahi keluargamu yang dengan perbuatan tersebut engkau mengharapkan wajah Allah, maka perbuatanmu itu akan diberi pahala oleh Allah, bahkan sampai sesuap makanan yang engkau letakkan di mulut istrimu.” (HR Bukhari Muslim)

Renungkanlah sabda beliau ini wahai ukhti, bahkan “hanya” dengan sesuap makanan yang seorang suami letakkan di mulut istrinya, apabila dilakukan ikhlas karena Allah, maka Allah akan memberinya pahala. Bagaimana pula dengan pengabdianmu terhadap suamimu yang engkau lakukan ikhlas karena Allah ? bukankah itu semua akan mendapat ganjaran dan balasan pahala yang lebih besar? Sungguh merupakan suatu keberuntungan yang amat sangat besar seandainya kita dapat menghadirkan keikhlasan dalam seluruh gerak-gerik kita.

Ukhti muslimah yang semoga dicintai oleh Allah, sesungguhnya yang diwajibkan dalam amal perbuatan kita bukanlah banyaknya amal namun tanpa keikhlasan. Amal yang dinilai kecil di mata manusia, apabila kita melakukannya ikhlas karena Allah, maka Allah akan menerima dan melipat gandakan pahala dari amal perbuatan tersebut. Abdullah bin Mubarak berkata, “Betapa banyak amalan yang kecil menjadi besar karena niat, dan betapa banyak pula amal yang besar menjadi kecil hanya karena niat.”

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Seorang laki-laki melihat dahan pohon di tengah jalan, ia berkata: Demi Allah aku akan singkirkan dahan pohon ini agar tidak mengganggu kaum muslimin, Maka ia pun masuk surga karenanya.” (HR. Muslim).

SALAM SABAR

 
Jangan Kamu Bolak Balik !

Setelah turun dari masjid selesai sholat subuh,...
Rasa Malu ...

  Oleh:Rofieq Sidqi   Ada sebuah ungkapan...
Burung Gereja dan Paku di Pagar

(Dua kisah teladan antara bapak dan anak)...
Sabar Hadapi Perjuangan

"Sabar dalam menghadapi perjuangan ialah...
Filosofi Semar

Semar adalah salah satu karakter 'pamomong'...
Pengakuan Dosa di Atas Jembatan

Kuperhatikan, diriku semakin tidak terkendali!...
ABG sayang, ABG malang

ABG (Anak Baru Gede) adalah sebutan bagi remaja...
Mengapa Kibarkan Bendera Putih

  Agak telat ketika saya pulang ke rumah dan...
Jiwa Yang Nyangkut ...

Rasanya hampir semua orang dewasa, termasuk kita...
Miripnya Gayus dan Irfan ...

Irfan Bachdim dan Gayus Tambunan, dua nama yang...
Sujud Syukur Buat Apa DOEL!

Seorang residivis kelas kakap keluar dari pintu...
Ketangguhan Yang Menghibur

  Sudah banyak orang pintar mengatakan jangan...
Lelaki yang gelisah

Dari pinggir kaca nako, di antara celah kain...
Bosan Jadi Pecundang

Polisi berhasil menangkap teroris (lagi) !! Good...
Posisi Strategis Al Qurán Dalam Pendidikan

Bagi umat Islam, al Qurán adalah kitab suci yang...