Ditulis oleh Admin
Posted :
|
Sabtu, 15 November 2008 02:44 |
|
Kebohongan-kebohongan Besar Dunia Maya |
|
|
|
|
Ingat legenda monster danau lochness yang menggetarkan publik Skotlandia dan dunia selama bertahun-tahun? Atau masih terbayang gambar pendaratan Neill Amstrong di bulan? Atau foto seorang turis yang sedang berdiri di balkon WTC dengan latar belakang pesawat terbang yang siap menghantam gedung pencakar langit itu 11 September beberapa tahun silam? Atau gambar-gambar menghebohkan lain yang banyak bertebaran di internet ...
Informasi yang tak terbatas di dunia maya (internet) telah membuat banyak netter bereksperimen menciptakan 'sesuatu' yang aneh, sensasional, dan luar biasa. Dalam istilah dunia internet, karya-karya yang tak biasa itu dikenal dengan istilah hoax atau trik yang bertujuan untuk membuat sesuatu yang busyit (bohong) menjadi nyata.
Hingga kini hoax masih menjadi momok di internet. Bahkan ada saja anggota milis yang 'termakan' email hoax dan terpancing untuk mem-forward email tersebut tanpa memverifikasi isi email atau artikel yang biasanya cencerung mendramatisir sesuatu. Wikipedia memberi solusi yang unik. Bagi Wiki, isi artikel tidak perlu mengandung kebenaran yang hakiki. Yang penting, isi artikel dapat diverifikasi dan berasal dari sumber yang terpercaya (verifiable). Nah, ketiadaan sifat verifiable ini lah yang dimanfaatkan oleh hoax. Ciri-ciri artikel hoax menurut berbagai sumber: -Mencampur kebenaran dengan kebohongan, untuk mengaburkan kebohongan (misleading effect) -Menggunakan istilah2, angka2 yang terkesan rumit dan ilmiah untuk memberi kesan berasal dari sumber yang terpercaya. -Tidak bisa diverifikasi (beda dengan jurnal tulisan ilmiah, yang referensinya bisa sampai berlembar-lembar). -Judul dan isinya menarik dan cenderung bombastis, sehingga mendorong orang untuk membacanya. - Mendorong penerimanya untuk menyebarkan hoax, misalnya dengan menuiskan "Sebarkan informasi ini pada orang yang anda cintai/sayangi.." atau "Kirimkan pada 10 orang lain, jika anda tidak ingin celaka". -Mencantumkan banyak alamat forward email, sehingga mengesankan bahwa berita ini sudah beredar luas dan bisa dipercaya.
Cara sederhana untuk memeriksa apakah suatu artikel dikategorikan hoax atau tidak adalah dengan melakukan googling. Artikel hoax biasanya meninggalkan jejak dimana-mana sehingga dengan mudah anda akan melihat di Google bahwa artikel tersebut pernah beredar di milis-miis Untuk lebih meyakinkan, biasanya artikel memiiki banyak alamat forward dan menggunakan domain nama-nama perusahaan yang menambah efek seolah-olah email ini telah diverifikasi. Cara untuk membuktikan email ini bohong, mudah. Lebih mudah lagi jika anda berlangganan banyak milis. Para anggota milis yang kritis pasti akan segera menyadari atau melakukan cross-check dan memberitahukan kepada milis bahwa artikel tersebut bohong apa tidak.


Sumber:Berbagai sumber
|
Comments