| Tattoo: Hmmm....Bisa Naikkan Gairah |
|
|
|
|
Pada era 80-an, di Indonesia, tattoo identik dengan pelaku kriminalitas. Seiring dengan waktu, tattoo telah menjadi bagian dari fashion. Bagian dari aktivitas mempercantik tubuh dan penampilan. Kaum hawa pun juga gandrung pada seni lukis ini. Mereka sudah merasa tidak tabu lagi memamerkan bagian tubuhnya yang bertattoo. Biasanya, gambar yang disukai adalah kupu-kupu, bunga sampai ikan lumba-lumba. Tubuh yang di tattoo pun tak lagi tersembunyi. Tapi memang banyak wanita yang mentattoo bagian tertentu saja. Konon, tattoo ini untuk menambah gairah pria jika melihatnya, dan gemas untuk menyentuhnya. "Saya sendiri beberapa kali mentattoo artis wanita. Sebagian besar permanen, tetapi ada pula yang temporary," tambah Yusepthia S, master Kent Tattoo Studio dari Bandung. Untuk tattoo khusus ini wanita lebih menuntut jaminan privacy. Oleh sebab itu, tempat tattoo-nya biasanya juga "tersembunyi." Ada pula yang membuat perjanjian lebih dulu, dan kemudian prosesnya pen-tattoo-an hanya melibatkan tattooing dan klien wanita.
Di lokasi wisata, terutama di Bali, dengan mudah ditemukan seniman tattoo, baik untuk tattoo permanen atau temporer. Lazimnya para seniman tattoo itu menawarkan jasanya ke wisatawan yang sedang berjemur atau menikmati udara kawasan pantai, seperti di Kuta, Sanur atau Seminyak. Yang berkeliaran di hotel-hotel pun juga tidak sedikit. Sambil menenteng album berisi contoh gambar tattoo mereka menawari calon pasiennya. Harganya juga relatif murah di bawah Rp 50 ribu untuk yang temporer satu warna, hitam. Untuk tattoo permanen , berlaku harga negosiasi tergantung bentuk, warna dan tingkat kesulitan. Sebenarnya tattoo bukanlah seni modern. Kegiatan melukis tubuh dengan cara merajah kulit ini sudah ada sejak 1.300 tahun sebelum masehi di Mesir. Hanya gambar,corak dan teknik yang berubah mengikuti jamannya. Berdasarkan catatan sejarah suku bangsa Yakut yang bermukim di Siberia, Rusia juga telah mengenal seni tattoo sejak 300 SM. Seperti halnya dunia seni lainnya, tattoo juga memiliki aliran dan gaya.
Seperti halnya lukisan tattoo juga perlu dirawat. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan 1.Enam jam setelah di-tattoo, buka perbannya dengan air hangat.
|