| Irfan Oh Irfan .. |
|
|
|
|
Ada pemandangan tidak biasa dalam laga pertandingan sepakbola yang diikuti Persema Malang dalam kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI), khususnya saat diselenggarakan di Malang. Persema yang selama beberapa tahun terakhir, tidak mampu jadi magnet penarik bagi para supporter fanatik sepakbola bumi arema (jauh berbeda dengan tim sekandangnya AREMA yang digandrungi ribuan pendukungnya, aremania), tiba-tiba jadi idola.Setelah bertahun-tahun, baru kali ini, para Ngalamania, demikian sebutan untuk pendukung fanatik Persema, terlihat antusias 'ngluruk' stadion Gajayana.
Bahkan mereka bersemangat meneriaki pertandingan. Selain karena sensasi Persema yang menyatakan diri keluar dari ISL dan pilih merumput di IPL,
tentunya sudah bisa ditebak, siapa sebenarnya yang 'diburu' para ngalamania kalau bukan Irfan Bachdim. Pesona Irfan nampaknya telah benar-benar
membuat lapangan pertandingan semakin 'hijau', bukan hanya di Malang, tapi juga seantero negeri. Bahkan, berkat pesona Irfan dkk, demam 'pacar pesepakbola' disebut-sebut ikut menjangkiti sejumlah seleb kita.
Siapa sih sebenarnya Irfan Bachdim? Irfan Haarys Bachdim lahir di Amsterdam,11 Agustus 1988 (23 tahun). Dia adalah pemain sepak bola Indonesia
keturunan Belanda. Saat ini Irfan yang bertinggi badan 1,72 m, memperkuat Persema Malang di Liga Premier Indonesia. Ia juga tergabung dalam timnas Indonesia asuhan Alfred Riedl untuk Piala AFF 2010. Dalam bermain, ia bisa menempati berbagai posisi seperti penyerang, gelandang maupun sayap.
Darah Pesepakbola
Sebelum tinggal di Kota Amsterdam Belanda selama lebih dari 20 tahun, ayah Irfan, Noval Bachdim adalah warga negara Indonesia yang dilahirkan di Malang dan menetap di Lawang, Malang hingga tahun 80-an. Ibunya, Hester van Dijic merupakan warga negara Belanda. Irfan memang terlahir dari keluarga pesepakbola. Ayahnya merupakan mantan pesepakbola dari klub PS Fajar Lawang (anggota kompetisi internal Persekam Malang) pada era 80-an. Kakeknya, Ali Bachdim, seorang purnawirawan TNI Angkatan Laut merupakan mantan pemain Persema Malang, PSAD Jakarta, dan PS Hisbul Wathon yang mayoritas beranggota pemain keturunan Arab.Di Belanda, lajang yang mengidolakan Ricardo Kaka (AC Milan/Brazil) dan punya hobby dengar musik dan jalan-jalan ini, mulai bermain sepak bola di akademi sepakbola Ajax Amsterdam. Setelah tiga tahun ia pindah ke SV Argon, di mana ia menjadi pencetak gol terbanyak meskipun ia bermain sebagai gelandang. Irfan kemudian direkrut oleh pencari bakat FC Utrecht, dan menandatangani kontrak dengan klub tersebut. Ia kemudian bermain untuk tim junior Utrecht, dan sesekali menjadi pemain cadangan tim senior. Setelah kontraknya tidak diperpanjang lagi, maka pada bulan Juli 2009 ia ditransfer tanpa biaya ke klub HFC Haarlem.
Di Indonesia, pada bulan Maret 2010, Irfan mengikuti seleksi pemain di Persib Bandung dan Persija Jakarta, namun kedua klub tersebut tidak memilihnya. Tanggal 9 Agustus 2010, ia direkrut pelatih Persema Malang, Timo Scheunemann, setelah sang pelatih melihat permainan Irfan dan para pemain muda berlaga amal untuk tokoh sepak bola Lucky Acub Zaenal di Stadion Gajayana, Malang.
Irfan Bachdim direkrut bersama-sama dengan Kim Jeffrey Kurniawan, pemain berdarah Indonesia-Jerman yang sebelumnya bermain di FC Heidelsheim. Ketika Persema memutuskan hijrah dari Liga Super Indonesia ke Liga Primer Indonesia, Irfan sempat ingin meninggalkan Persema karena ancaman tidak dapat memperkuat timnas.
Namun akhirnya ia memilih berkomitmen dengan Persema dengan menandatangani kontrak selama tiga tahun, karena terus-menerus diintimidasioleh PSSI untuk keluar dari Persema, meski beberapa klub LSI menawarkan kontrak besar. Akhirnya Menpora menjamin haknya untuk tampil di timnas dan dia dipanggil untuk memperkuat tim nasional U-23 Sea Games 2011 dan kualifikasi Olimpiade 2012.
Tahun 2006, Irfan sempat hampir membela tim sepak bola U-23 Indonesia di Asian Games Qatar. Namun ia harus absen dari turnamen tersebut karena
menderita cedera. Dalam Piala AFF 2010, ia tergabung dalam timnas senior Indonesia di bawah pelatih Alfred Riedl. Debut pertama bersama timnas Indonesia ia awali ketika timnas menang 6-0 di laga persahabatan melawan Timor Leste, di Palembang pada 21 November 2010. Penampilan pertamanya bersama timnas dalam turnamen resmi terjadi pada 1 Desember 2010, saat Indonesia mengalahkan Malaysia 5-1 di Gelora Bung Karno pada ajang AFF 2010. Irfan sendiri mencetak 1 gol dalam pertandingan tersebut. ***
|
Lama tak berakting, Sarah Sechan muncul kembali di film layar lebar. Kali ini, berbau pornografi. Sarah tidak malu-malu bermain film seks."Gue...
Rima Fakih yang lahir di Libanon 2 Oktober 1985 adalah pemenang gelar Miss USA 2010. Dia mewakili negara bagian Michigan di kontes Miss USA 2010. ...
Cantik, menarik, seksi, dan populer. Itulah gambaran 10 perempuan paling seksi di dunia versi majalah pria dewasa FHM sepanjang tahun 2009-2010....
Di negara yang terkenal dengan angka kemiskinan sangat tinggi, Anda pasti akan berpikir bahwa akses ke sanitasi yang layak dan fasilitas kamar...
Lagi, seorang artis muda, Sheila Marcia tertangkap tangan tengah 'pesta shabu-shabu' dengan rekannya. Kaget? Mungkin ya, bagi sebagian orang....
Kegiatan sosial yang dilakukan Victoria Beckham sudah bukan hal yang baru. Namun, kegiatannya kali ini bisa dibilang baru dan juga nekat....
Keeley Hazell, pemilik tinggi badan 168 cm ini lahir di Lewisham, London, Inggris pada tanggal 18 September 1986. Saat berumur 16 tahun, Keeley...
Tahun 2008 dinobatkan majalah pria FHM sebagai wanita terseksi. Ia telah membintangi tak kurang 11 film layar lebar dan 6 serial TV ...
Ajal bisa menjemput siapapun, kapanpun, dan dimanapun dia berada. Namun, bagaimana dan apa penyebab kematian seseorang, terutama yang tidak wajar,...
Britney Spears memiliki nama lahir Britney Jean Spears, lahir di Kentwood-Louisiana Amerika Serikat, 2 Desember 1981. Sejak kecil Britney suka...