REGISTER

*
*
*
*
*
Fields marked with an asterisk (*) are required.
Sabtu, 19 Mei 2012 | Welcome : Tamu |
Home Hiburan Suluh Syair Syair M Faizi, Bintang Gugup
Admin
Ditulis oleh Admin   
Posted : Minggu, 10 Oktober 2010 00:00


PDF Print E-mail

Faizi_YM

Aktivitas sehari-hari M Faizi adalah penerjemah dan penulis esai, naskah drama, dan puisi. Karya-karyanya sudah banyak termuat  di  koran dan majalah. Tapi itu dulu, sekarang lebih banyak mengikuti kegiatan kemasyarakatan seperti syarwah, tahlilan, yasinan, dll. Namun, pria yang kini bermukim di desa  kelahirannya  Desa Guluk-Guluk Timur, Sumenep, Madura  ini tetap menulis puisi sampai saat ini. Puisi-puisinya juga terkumpul dalam 8 antologi puisi bersama, yang terakhir adalah dalam Reason for Harmony (antologi dua bahasa, HiVos-UWRF, 2008). Dari 11 buku yang telah dia tulis, 3 di antaranya berupa kumpulan puisi, yaitu “Delapanbelas Plus” (Diva Press, 2003); “Sareyang” (Pustaka Jaya, 2005), dan; “Rumah Bersama” (Diva Press, 2007). Pada tahun 2008, ia diundang prensetasi dan membacakan puisinya dalam acara Ubud Writers and Readers Festival (UWRF), di Ubud, Bali.

===============================================================================================

 

bayang_faizi

 

Bintang-Bintang yang Gugup

Sesekali, rasanya ingin kubersihkan langit
dari serakan bintang dan nebular
aku ingin menyatukannya dalam tangkup
dan mengucurkannya pelan-pelan:
kerakal langit yang berbinar-binar

Setiap malam di almanak puluhan
aku melihat ke atas,
menikmati langit tanpa teropong
di lingkup cahaya bulan keperakan
melihat bintang-bintang yang gugup
gugusan cahaya yang lebih kecil dari bola mata
meskipun ia lebih besar dari imajinasiku
juga pengetahuanku

Sinestesia,
demi sensasi aneh yang ingin kurasa
sesekali aku ingin mengajakmu
melihat bintang dan nebular
tidak melalui indra yang seharusnya
 
Sajak-Sajak Rama Prabu (1)

            Rama Prabu adalah sebuah nama pena dari Ki Engkos Kosnadi, alumni Univ. Sarjanawiyata Tamansiswa Jogjakarta yang didirikan Ki....
Kutunggu Kau di Tepi Ranjang

Namaku Suci, lahir 27 Januari. Perempuan biasa yang belajar berkesenian, kepemimpinan, pertemanan, dan kemandirian setelah bergabung dan menjadi...
Sajak-Sajak Rama Prabu (2)

          Rama Prabu adalah sebuah nama pena dari Ki Engkos Kosnadi, alumni Univ. Sarjanawiyata Tamansiswa Jogjakarta yang didirikan Ki. Hadjar...
Syair-syair Rangga Umara 2

Bocah Kecil Membatik Langit     Bocah kecil bertelanjang kaki berjalan pelan digalengan sawahmemayung dua awansaling beriringanberebut jatahdengan...
Replizonri 'ReSi' Sikumbang dan Syair

Replizonri 'ReSi' Sikumbang, kelahiran Koto Tuo Payakumbuh Kota Kelamai 4 juni '69 silam. Pasca SMA, Replozonri melanjutkan pendidikan sarjananya di...
Syair Maya Nora

Maya Nora, lahir di Surabaya pada bulan May 1967. Eksis sebagai pekerja seni selama bertahun-tahun , sebelumnya Maya lebih banyak dikenal sebagai...
Tuhan, Tak Ada Kata 'Cinta' Untuk-Mu

Halimi Zuhdy lahir di kota Sumenep Madura Jawa Timur. Pernah belajar di Miftahul Ulum (sekolah Dasar), Annuqayah (menengah dan Tinggi), Universitas...
Thoha Tak Cukup Waktu Bercinta

lahir 12 april 1976, Thoha Alhakim mengaku telah berulangkali mendapatkan pengalaman spiritual.  Pengalaman spiritual pertamanya adalah bertemu...
Syair Replizonri 'Sikumbang'

Replizonri Sikumbang, kelahiran Koto Tuo Payakumbuh Kota Kelamai 4 juni '69 silam. Pasca SMA, Replozonri melanjutkan pendidikan sarjananya di FKIP...
Sajak-Sajak Tory Suryo (1)

Sensualitas.....     kunikmati sensualitas...jilatan lidah ditepian........ kauputar melintir...melinting...sepanjang batang ... biarkan bibirmu...
  • [Bot]
  • [Baidu]
  • [Google]
Now online:
  • 10 guests
  • 3 robots