| Cerita Istri ke Dua |
|
Pada waktu itu saya diberitahukan bahwa ada seorang pria sholeh yang ingin menikah lagi dan istrinya sudah mengizinkan karena dia memiliki alasan syar'i untuk menikah lagi. Di antara beliau dan isterinya tidak ada yang namanya pertengkaran. dia sudah lama mencari isteri tapi semuanya menolak. Sampailah mereka kepada saya, sambil seolah-olah mengatakan adakah perempuan muslimah yang bersedia menjadi solusi atas permasalahan mereka. Setelah istikharah yang panjang saya pun mendapatkan ketetapan hati untuk menerimanya. namun orang tua pada waktu itu marah besar, tapi akhirnya luluh juga hatinya setelah dijelaskan. Akhirnya kamipun menikah dengan sangat sederhana. Tapi tiga bulan kemudian, keluarga besar isteri pertamanya mengetahui hal itu, mereka mendesak istri pertamanya sebut saja Teh Mia untuk menuntut cerai. Teh Mia yang pada awalnya merestui akhirnya terpengaruh juga dan menuntut cerai di pengadilan. Keluarganya menuduh saya sebagai perempuan pengganggu rumah tangga orang, padahal kenalpun tidak dan saya punya kehidupan dan aktifitas sendiri. suami saya tidak mau menceraikan Teh Mia. Saat itu saya sedih melihat kegalauan di wajah suami saya, sayapun berkata pada suami saya bahwa saya rela jika harus diceraikan. Akhirnya di hadapan keluarganya saya pun diceraikan meskipun itu hal yangsangat berat bagi suami saya, Sedih rasanya hati ini... Saya tidak bisa berbuat apa-apa, hanya menangis dalam sholat malamku yang panjang... Tapi saya ikhlas, toh niat awalku menikah adalah untuk mendapat ridho Allah, kalaupun harus berpisah itu adalah takdir Allah... Sungguh Allah Maha Adil, ternyata saya hamil, dan suamikupun rujuk kembali kepadaku sepengetahuan Teh Mia, tapi tidak sepengetahuan keluarga besarnya, karena kelurga besarnya mengancam akan menuntut suami saya jika menikah lagi. Sampai sekarang keadaan kami seperti ini. Entah apa yang akan terjadi nanti hanya Allah yang tahu. Sekarang ini perasaan sayang saya terhadap suami semakin besar. Saya sering dihantui perasaan deg-degan jikasaat itu tiba, saya harus berpisah dari suami saya... Tapi saya selalu berusaha untuk manguatkan hati ini untuk senantiasa ikhlas dan rela terhadap apapun ketetapan Allah...
Meriza |
Comments
Allah Maha mengetahui
jadi jangan ragu untuk ttp tegar menjalani hidup sbgi istri k-2.
Ternyata tidak selamanya isteri kedua adalah racun dalam daging.
(Eh salah, duri dalam daging.)
saya kagum dg cerita teh Meriza. Boleh saya berkenalan? saya ingin sharing dg anda krn kebetulan sy jg baru menikah dg pria beristri.
tabah na ht ibu bs sekuat ini .
maaf , saya mau sdkt share sm ibu , krn kbtulan nasib qta sma .
aqu uda mnikah dgn seorg yg sudah bristri dan istri na tdk mngtahui hal tsbt .
saya khwtr klu smua na bkn mnjd rahasia lg .
krn pd awal na , saya d ykinkan oleh na klu smua na akn baik2 ajah .
skrg , suami saya sdg asik drmh na mngrusi anak na yg br lahir 3 minggu yg lalu .
saya maklum kl skrg dya jrg skli mmprhtikan saya .
tiap mlm sya cm bs mnangis mnghrpkan suami saya kmbli .
saya sgt mncintai suami saya , tp prasaan saya , skrg suami saya tdk lg mmliki rs syg yg bsr trhdp saya spt yg dlu wkt dya lum melamar saya .
saya gak mau khilangan suami saya .
wlupun umur kami 10taun jauh beda na (saya 20taun) , tp insya allah saya akan jd istri yg baik utk na .
dan saya sllu brusaha tuk itu .
Awalny saya memang perempuan yang dianggap tidak baek tapi saya selalu menjaga Hijab saya terhadap kaum adam!!!!!!!!
Saya berkenalan dengan seorang lelaki yang 16th lebih tua dari saya..........awalnya dia cerita masalah2nya dengan istrinya dan hub kami hanya sebatas teman kerja!!!!
Tapi lama2 perasaan itu semakin besar apalagi ditambah dengan anak2 yang lebih dekat dengan saya daripada ibunya (istri pertama) mereka selalu bilang " Bunda, Mami bukan mami teteh mami kejam ma teteh"
Miris hati saya mendengar hal itu apalagi itu keluar dari mulut anak 6th......Kedekatan kami semakin jauh dan mungkin melewati batas,
Akhirnya karena tidak mau teruz ada dalam dosa kami berencana menikah, Tapi sebelum itu terjadi ternyata istri pertama suami saya tau dan terus mengancam saya!!!!!!
Akhirnya saya beranikan diri bertemu dengan kel suami saya (sebelum menikah) dan ternyata kel suami saya tidak suka dengan istri pertama suami saya tapi dari situ saya berjanji tidak akan mengganggu.tapi perasaan lain ditambah anak2 yang selalu menanyakan saya akhirnya saya bersedia menikah dengan suami saya dan tidak ada seorngpun tau..sekarang pernikahan kami sudah berjalan 1thun 2bln tapi saya harus kembali melanjutkan kuliah saya sambil bekerja....Tapi ternyata suami saya cerai dengan istrinya karena istrinya selingkuh dengan tetangganya,Bah kan dia digerebek saat sedang maaf "berhubungan intim".Tapi walau saya sedikit tenang tapi tetap kel saya tidak setuju dan tidak akan pernah merestui. apalagi ditambah teror yang saya dapat dari mantan istri suami saya...saya harus berbuat apa?????Apalagi sekarang ada undang2 tuk nikah siri????
tapi saya besyukur suami saya selalu menguatkan hati saya... dan saya hanya bisa pasrah dan tawakal serta sabar dan berdoa sama Alla...
mbak boleh saya berkenalan.. saya ingin berbagi dan bercerita
namun terkadang kita harus realistis pada keadaan yg mengkondisikan kita harus memilih pilihan yg sulit..
menjadi seorang wanita tdk lah mudah, pria ditakdirkan u memilih namun ketentuan ada pada wanita itu sendiri dikarnakan kita ditakdirkan untuk memegang kendali..
tdk dapat mengendalikan hati suami maka harus merelakan hatinya terbagi pada wanita lain.. tdk dapat mengendalikan perasaan maka harus merelakan hanyut dalam situasi yg mungkin u org lain itu tdk baik..
saya seorang yg memilih u menikah dgn seorang pria beristri.. saya menerima kesalahan yg di lontarkan org lain dgn ikhlas wlp tdk mudah..
karena segala sesuatu blm tentu seperti kelihatannya
semoga niat karna Allah itu akan tetap selulu ada.. amien.