|

"..Cinta itu misteri ..dan aku telah hanyut dalam rumit dan gelapnya misteri cinta itu. Aku tak menghendaki ini ..karena kutahu ini salah ..Tapi mengapa semakin kuhindari semakin kutenggelam jauh dalam pesona cintanya ..yang sempurna seperti yang selama ini kukehendaki .. hingga membuatku tak berdaya dan seakan-akan mati ..Maafkan aku Ya Allah .. Mengapa Kau hadirkan sebuah pilihan di saat aku tak lagi berhak memilih ..."
**..sebuah penggalan tulisan suamiku di sebuah note di laptopnya ..
================================================================ Jelas itu bukan ditujukan untukku .. Sebuah ungkapan keresahan yang begitu jujur ..namun menyakitkan. Dan aku tahu siapa yang dimaksud suamiku .. dia adalah Endyta (bukan nama sebenarnya) ..seorang perempuan cantik, bersahaja, ..yang selama ini telah menjadi 'saudara' bagiku ..yang diperkenalkan suamiku padaku setahun lalu sebagai sahabat terdekatnya waktu kuliah dulu.
Bahkan, kami sekeluarga juga pernah singgah ke rumahnya yang mewah di Bogor beberapa saat lalu. Begitu akrab layaknya saudara ..kami dijamu, ditemani jalan-jalan ..bahkan dengan suami Endyta juga. Aku sempat kagum pada keharmonisan keluarga kecil itu ..begitu sempurna. Yang perempuan cantik dengan pancaran kecantikan dari dalam yang menampakkan kecantikan hati juga ..sungguh serasi dengan balutan jilbab yang menandakan keindahan keimanannya .. Begitu juga sang suami ..gagah dan perlente khas kalangan the have yang mapan dengan berbagai bisnis yang dikelolanya ..Pun juga kedua anaknya seorang cewek dan cowok ..manis-manis ..Sungguh harmoni keluarga yang akan membuat siapa saja iri melihatnya. Dan aku hanya bisa bersyukur bisa mengenal dan bersaudara dengan mereka ...
Siapa yang menyangka bila hubungan antara suamiku dan Endyta ternyata tak hanya sekedar 'sahabat lama' ... mereka saling menyayangi, mengagumi ..bahkan saling mencintai. Hanya saja ..dulu mereka belum sempat saling mengungkapkan isi hati karena sama-sama gengsi dan ragu .. Dan itu baru terungkap setelah mereka berdua sama-sama berkeluarga. Ini bisa kubaca dari e-mail berbalas yang kubaca dari laptop suamiku.
Yah ..sebenarnya ini bukan hakku untuk menjelajah ke ruang privasi suami ..apalagi saat ini suamiku ..Mas Edo, sebut saja begitu sedang terbaring sakit di rumah sakit. ..Tapi entahlah ..keingintahuan itu begitu kuat ..membuatku lancang dan memberanikan diri membuka laptop suami ..Mudah bagiku untuk membukanya karena password e-mail .. diremember. Mungkin Mas Edo sendiri tidak akan pernah menyangka bila aku berani melakukan ini .. karena selama ini aku memang istri yang baik, manis, setia, dan penurut ..
Bagaikan tersambar petir ..ketika pertama kali kusadari kenyataan ini ..Tapi aku hanya bisa pasrah ..menahan sakit dan tangis. Benarkah cinta tak pernah salah ...Bagaimana dengan cintaku?? Bagaimana dengan "E2" begitu mereka menuliskan sandi untuk kebersamaan mereka ..yang telah melukai hati dan perasaanku ... Memang ..sama sekali tak kubaca ada niatan untuk menyatukan cinta mereka dalam sebuah ikatan yang lebih jauh .. Tulisan - tulisan itu lebih banyak tentang ungkapan kekaguman ..cinta ..kasihsayang ..dan penyesalan karena mereka dulu tidak bisa saling menyelami dan tidak saling mengungkapkan kejujuran .. meski cinta itu tetap membara hingga sekarang ..di saat Endyta telah mempunyai suami dan anak2 ..Begitu juga Mas Edo yang telah memiliki aku dan seorang buah hati, putri kecil kami yang kini menginjak usia delapan tahun ..
Awalnya aku tak tahu ..bagaimana akhirnya mereka bisa dipertemukan lagi. Tapi belakangan kutahu ..rupanya Fesbuk-lah yang menjadi awal ..berseminya kembali cinta lama itu ..Ya Allah ..aku bahkan tak tahu ..rahasia-Mu kah sehingga harus ada tercipta situs yang membuat banyak orang terperangkap dalam permainan hati itu ...termasuk suamiku sendiri ..dan aku jua yang merasakan imbasnya ...
Kini ..suamiku terbaring sakit ..aku tahu ..bukan hanya beban penderitaan fisik yang tengah dirasakannya .. sehingga dia terlihat begitu lemah ..tak seperti Mas Edo yang selama ini aku kenal ..Mas Edo yang ceria, penuh semangat, penuh kasih sayang pada keluarga ..dan penuh harapan . Meski tak terungkap .. aku tahu sebenarnya dia kini sedang dalam keadaan terombang-ambing dalam penderitaan batin .. tanpa dia tahu bahwa akupun telah tahu dan ikut terhanyut dalam penderitaan batin itu.
Sehari sebelum kutuliskan ini, ketika mendampinginya di rumah sakit ..kulihat hp-nya berdering ..kulihat nama itu lagi ..Endyta ..dan aku berusaha untuk tidak tahu apa-apa ..Kuberikan hp itu ke suamiku .. Kudengar jelas percakapan itu ..nampak wajar ..normal dan biasa saja ...Bahkan dia juga menanyakan keadaanku dan anakku .. Dia mengaku bermimpi 'gak enak' tentang Mas Edo ..sehingga menelpon dan menanyakan keadaannya. Duh ..Tuhan ..telah begitu kuatkah ikatan batin mereka ..sehingga saat Mas Edo sakitpun ..Endyta bisa merasakan ..Aku cemburu, aku sakit, aku ingin menjerit ...tapi apa dayaku ...Apalagi saat Mas Edo mengatakan bahwa kondisinya baik-baik saja dan mengatakan bahwa mimpi itu hanya bunga tidur yang tak perlu difikirkan .. Rupanya Mas Edo masih tetap berjuang untuk melawan perasaannya sendiri dan masih tetap selalu ingin menjaga perasaanku .. Meski aku tahu betapa itu juga sangat menyakitkannya ...menyiksanya .. Tapi sungguh ..tetap saja aku tak rela .. aku tak bisa menerima ini semua ..tapi aku tak tahu harus bagaimana ....
Dan dengan kutuliskan ini .. aku hanya ingin 'membuang' semua unek-unekku ..yang selama ini terpendam...yang selama ini menjadi beban berat dalam hatiku ..yang tak sempat dan tak kan pernah bisa kuungkapkan langsung pada siapapun, pada sahabat, pada kerabat ..bahkan pada Mas Edoku .. orang yang sangat kucintai,kuhormati, kupuja sepenuh hati ...
Bila suatu saat Mas Edo pun membaca tulisan ini .. semoga dia mau mengerti ..
Semarang, 15 Maret 2010
===========================
Tanggapan Teman2 FB :

Khairina Setyadi :harusnya suaminya mikir2 dong kebaikan dan kelebihan istrinya knp dia dulu mau menikah dgnnya....biar gak tergoda lagi,itu cm penasaran aja kali krn dulu gak terungkap...tp si istri jg hrs bijaksana menghargai perjuangan suami melawan arus perasaannya...berkomunikas
i aja lbh terbuka antara keduanya pasti hasilnya lbh baik...itu hanya kekaguman sesaat biasanya.....sayang dong istana yg udh di bangun jadi hancur....
Dyah Puspita Dewi : Subhanallah......, crita itu.... Aq bangeat mba'......, wah perlu buka forum diskusi nic...!, FB...FB...., yg jauh bisa kau dekatkan..., tapi sebaliknya yg dekat.., bisa menjadi jauh....
|