REGISTER

*
*
*
*
*
Fields marked with an asterisk (*) are required.
Jumat, 10 Februari 2012 | Welcome : Tamu |
Home Kisah Terbelenggu Asmara 'Tege'
Admin
Ditulis oleh Admin   
Posted : Rabu, 05 Mei 2010 05:38


Terbelenggu Asmara 'Tege'

ilustkisahmeiSebelumnya maaf bila aku memakai istilah 'tege' (tante girang) yang mungkin bagi sebagian orang merasa risih mendengarnya. Tapi itulah kenyataannya. Aku tak punya istilah atau panggilan lain buat menggambarkan prilaku tante Mey (bukan nama sebenarnya), yang sekaligus adalah mantan ibu kostku dulu. Akibat perangkapnya, aku terjebak dan terperangkap dalam tingkah laku yang -maaf-menjijikkan, selalu terobsesi dan terus terobsesi untuk melakukan hubungan sex dengan beberapa perempuan yang aku pacari.Bahkan, naudzubilah ..aku pernah memaksa seorang diantaranya untuk melakukan aborsi!!

Aku sendiri memang sangat berperan dalam mengguratkan sekian banyak dosa di sepanjang perjalanan hidupku.Tapi aku tetap berkeyakinan bahwa kesalahan terbesar tetap ada pada tante Mey, aku benci ..sangat membencinya.Bahkan seandainya aku tak punya obsesi sedikit saja untuk menjadi 'orang baik', aku pasti sudah membunuhnya .. lalu membunuh diriku sendiri akibat dosa itu, sebagaimana seharusnya aku yang memiliki garis keturunan orang Madura yang memiliki prinsip 'lebih baik putih mata daripada putih tulang', lebih baik mati daripada diinjak-injak harga dirinya.

Tapi ternyata aku tak seberani itu, aku ternyata pengecut, pecundang, tak punya nyali untuk melakukan itu semua. Yang terbayang di saat-saat akhir titik balikku, justru ibuku yang telah bersusah payah memeras keringat agar aku bisa menyelesaikan pendidikan sarjanaku dengan baik (maklum, ayahku sudah meninggal sewaktu aku masih SMP kelas dua). Yang terjadi justru aku ingin sekali bersimpuh di kakinya ..dan bersimpuh di kaki Tuhan untuk menebus segala dosa-dosaku di masa lalu. Itulah aku!

Awal mula aku terjebak dalam kehidupan sangat nista ini adalah ketika aku melanjutkan pendidikanku usai lulus dari sebuah pondok pesantren di sebuah kota kecil di Jawa Timur ke sebuah perguruan tinggi swasta berbasis Islam di sebuah kota terkenal di provinsi yang sama.

Sebagai mahasiswa 'jebolan' pondok yang terbiasa dengan lingkungan disiplin, penuh 'rambu-rambu' aku bagaikan seekor burung yang lepas begitu saja dari sangkarnya. Kehidupan bebas, lingkungan kanan kiri anak-anak kost (di ponpes aku menempati asrama) yang mengitariku benar-benar telah merubah paradigma cara berfikirku yang semula santun, menjadi berontak liar. Bahkan dengan segala keangkuhan, aku menjadi berkeyakinan bahwa yang kulakoni selama ini (di pondok) adalah semu. Adalah pengebirian atas segala hak-hakku sebagai remaja yang seharusnya bisa berhura-hura dengan sebayanya.

Meski begitu, aku hanya memendam semua perasaan itu di dalam hati. Kenyataannya saat itu, aku memang hanyalah seorang mahasiswa yang kuper, yang selalu minder, dan sulit beradaptasi dengan lingkungan. Yang kukerjakan saban hari hanyalah membaca diktat perkuliahan dan bila waktunya adzan, aku melenggang ke mushola yang kebetulan dekat dengan rumah kostku saat itu. akupun hanya bisa diam, sewaktu banyak teman yang mengolok-olokku sebagai 'snowman' alias manusia salju yang dingin tanpa perasaan. Padahal, kata mereka, wajahku lumayan ganteng, posturku juga 'aduhai' yang akan membuat para perempuan takluk dan tergila-gila padaku seandainya aku mau sedikit agresif.

Hingga akhirnya, celah kebebasan itupun datang padaku. Berawal dari tarif kamar kost yang akan dinaikkan, akupun mencari kost-kostan lain. Dengan bantuan seorang teman, akupun mendapatkan tempat kost yang kuharapkan. Tarifnya lebih murah ..meskipun rumah kost itu lebih mirip asrama putra dengan sekitar 15 orang penghuni laki-laki.

Pemilik rumah kost itu adalah tante Mey, istri seorang pengusaha property yang saat itu sedang getol-getolnya mengembangkan kawasan usahanya di luar kota, sehingga tante Mey sering ditinggalkan sendiri. Aku sendiri tidak tahu persisnya kapan, namun sejak aku menghuni rumah kostnya (bersebelahan dengan rumah induk), tante Mey sering bertandang ke areal kost-kostan.Tante Mey yang ternyata belum dikarunia seorang anakpun dari perkawinannya itu sering menanyakan hal-hal kecil yang kadang, menurutku, tidak lumrah ditanyakan seorang ibu kost kepada anak kostnya. Pertanyaan itu misalnya, aku sudah makan belum dan sebagainya yang selayaknya dilakukan ibu kepada anaknya atau seorang perempuan kepada pacar. Aku yang saat itu-jujur belum pernah merasakan jatuh cinta, apalagi pacaran, jadi sangat tersanjung.

Begitulah, semakin hari, tante Mey semakin gencar mendekati aku. Perhatiannyapun kian menjadi. Dan aku mulai merasakan sesuatu yang lain dalam hatiku ..apa ini yang namanya jatuh cinta ..kasmaran ..tapi kenapa harus kepada tante Mey?? Ada apa dengan aku?? Tapi segala ragu dan khawatir itu tertepis dengan sendirinya ketika aku berada di dekat tante Mey ..bahkan selanjutnya bukan tante Mey saja yang datang ke kost, tapi sebaliknya aku juga mulai rajin bertandang ke rumah induk. Aku sama sekali tidak peduli dengan segala kasak-kusuk di kalangan anak kost. Yang penting, aku bisa menikmati hari-hariku walaupun hanya sekedar ngobrol sana-sini dengan tante cantik pujaanku itu. Tanpa sadar aku telah tenggelam dalam buaian cinta terlarang!!


Hingga suatu hari ..aku mengalami pengalaman yang sangat menakjubkan itu. Tak tahu kenapa, malam itu terasa sangat gerah dan penuh dengan getaran-getaran aneh di seluruh pori tubuhku ketika melihat tante Mey dalam balutan baju tidur yang super tipis. Malam itu, dia memintaku untuk datang ke rumah induk karena dia mengatakan membutuhkan bantuanku.Begitu aku melangkahkan ke ruang tamu, dia memanggilku ke ruang keluarga ..dimana dia tergolek dengan pose yang ..maaf..sangat menantang. Dia tersenyum padaku dan memintaku untuk mendekatinya ..Di tangannya ada remote control ..Hmm ..rupanya dia sedang menonton ..ya Tuhan ..dia sedang memutar film dewasa ..

Semula aku ragu ..aku malu, takut, bingung harus berbuat apa.Jantungku berdegup kencang ..darahku serasa beku, tubuhku tiba-tiba terasa panas dingin dan segala perasaan lain yang tak bisa kuceritakan. Karena aku diam terpaku, tante Mey pun bangkit menghampiriku, meraih tanganku dan dengan manja menarik tubuhku menuju sofa tempat dia tergolek tadi ... Dan terjadilah ..apa yang tidak seharusnya terjadi itu. Anehnya ..aku tak menyesal ..bahkan malam itu aku merasa menjadi super hero ..aku merasa benar-benar menjadi laki-laki sejati ..dan sepertinya aku tak mau melewatkan sedikitpun detik demi detik peluang yang diberikan malam. Kami sama-sama seperti makhluk-makhluk liar yang kesetanan ...

Usai pengalaman pertama, aku mulai ketagihan.Begitu juga tante Mey ..sepertinya kami sangat klop dalam -maaf-urusan sex. Kami sama-sama Hyper ..mungkin. Dan sehari-hari aku mulai terjebak dalam urusan sex, sex, dan sex ..dengan tante Mey.Kuliahku mulai kacau, pikiranku mulai tak waras, bahkan aku mulai terobsesi untuk memiliki seutuhnya tante Mey ..tak tahu karena aku memang benar-benar mencintainya atau semata-mata demi kepentingan nafsu birahiku.Yang jelas setiap langkahku sepertinya hanya ada wangi aroma tante Mey !!

Namun perasaan di awang-awang itu mendadak harus terpenggal manakala suami tante Mey datang. Aku semakin kalang kabut ketika diberitahu bahwa laki-laki perlente dan matang itu akan tinggal selamanya dan telah menyerahkan urusan bisnisnya yang di luar kota kepada seseorang yang dipercayanya. Jujur bukan lantaran aku takut, tapi kegundahan itu justru timbul karena aku tak siap kehilangan tante Mey .. Aku tiba-tiba merasa sangat cemburu, aku bahkan hampir-hampir tak bisa menahan gejolak marah dan emosiku saat melihat tante Mey bergelayut mesra di lengan suaminya ketika mereka berdua datang ke areal kost.

Tapi aku sadar diri, alasan apapun tak akan membenarkan amarahku ..Apa hakku untuk marah?? Tapi jujur kuakui, hatiku sangat sakitttt, perihhh, bagaikan tersayat-sayat sembilu. Aku sangat benci dengan keadaan itu ..Dan yang membuatku makin sakit, sepertinya tante Mey sama sekali tak acuhkan aku setelah suaminya datang ..Apa yang pernah kami lakukan, segala cinta dan keindahan yang pernah kami rasakan ..sepertinya tak berbekas sama sekali. Bahkan saat aku pamit mau pindah ke kost lain karena tak kuat menahan amarah dan cemburu ..tante Mey dengan sangat tenang ..menyilahkan. Sama sekali tak ada niatan untuk menghalang !!

Akupun pindah kost. Namun itu tak membantu banyak ..bayangan tante Mey dan perasaan sakit hati itu terus menguntitku. Siksa ini bertambah parah karena nafsu birahiku ikut menuntut untuk dipenuhi. Hingga mulailah petualangan itu ..akupun memacari satu persatu mahasiswi di kampusku ..yang kebanyakan diantaranya adalah cewek2 agresif yang gampang untuk dirayu. Aku sama sekali tak memikirkan 'masa depan' hubungan ...hanya untuk memuaskan nafsu birahi dan pelampiasan sakit hati. Parahnya ada diantara mereka yang ternyata 'kecolongan' dan hamil dua bulan..tanpa perasaan sedikitpun, aku menyuruhnya untuk melakukan aborsi. Begitulah hidupku ..hancur!!!Menjijikkan!!!Penuh dengan dosa!! ..

Selain main perempuan, aku juga mulai mengenal minuman keras dan narkoba ..awalnya sama seperti pengalaman pertama dengan tante Mey ..akhirnya aku ketagihan. Aku mulai mendapatkan kesenangan baru dari barang haram itu ..aku ingin melupakan semuanya ..terutama melupakan tante Mey yang kuanggap telah memporakporandakan kehidupanku ..aku terus tenggelam dalam lingkaran hitam itu dan tak punya target kapan akan melepaskan diri dari sana ..

Dan suatu saat ..pagi itu, saat aku membuka mata ..kulihat peralatan rumah sakit menggantung di sisi kanan kiriku. Seorang perempuan setengah tua, kepalanya tampak tengkurap tertidur di sisi pembaringanku yang serba putih ..Ya Tuhan ..beliau ibuku ..sebelum aku sempat berkata-kata, dia terlihat bangun ..ada binar kekhawatiran sekaligus kebahagiaan di matanya yang memerah (mungkin habis nangis atau kelelahan) ..dia bilang aku ditemukan dalam kondisi sekarat dan hampir saja ketabrak kereta akibat ...OD (Over Dosis) ...
 
Kucintai Suami Musuhku

  Cinta memang aneh, membingungkan, dan sulit...
Aktris VCD Syurr itu ... Istriku

    Tak ada yang bisa menebak jalan hidup...
Ayah Ibu .. Berdamailah !

Sebelumnya aku, panggil saja Annie (bukan nama...
Ketika Pelacur 'Baik-Baik' Jatuh Cinta

Klise. Seorang pelacur jatuh cinta pada...
Penantian ‘ABG’ Minarti

Perempuan mana yang berharap akan menjadi korban...
Jerit Hati Istri Siri

Aku tak tahu lagi, kemana akan mengadu .. kepada...
Belenggu Hasrat Sang Mantan

"Ini pelajaran bagi para pasangan yang masih saja...
Cerita Istri ke Dua

Saya adalah seorang isteri sekaligus ibu dari...
Karma Akibat Pengasihan ...??

Tuhan ..benarkah karma itu ada? Aku memang pernah...
Istriku Hilang 'Ditelan' Fesbuk ...

Sungguh,aku tak pernah menyangka bila 'tragedi...