REGISTER

*
*
*
*
*
Fields marked with an asterisk (*) are required.
Senin, 06 Februari 2012 | Welcome : Tamu |
Home Memorabilia Kingkong Lu Lawan
Foto
Ditulis oleh   
Posted : Jumat, 25 Januari 2008 01:22


Kingkong Lu Lawan

"Kingkong Lu Lawan". Mendengar kalimat itu, kita langsung teringat pada seniman legendaris, H Benyamin Sueb. Siapa tidak kenal dengan babe-nya 'Si Doel Anak Sekolahan' ini. Seniman Betawi serba bisa. Biduan, aktor, penghibur.


Wajar bila saat dia dipanggil Yang Maha Kuasa pada 5 September 1995, banyak orang merasa kehilangan. Sosok Benyamin adalah seniman serba bisa yang jarang ada tandingannya. Tak kurang dari 75 album musik yang merekam sekitar 300 lagu (berduet dan menyanyi sendiri dalam periode 1964-1992), Benyamin juga menghasilkan sekitar 53 film dari tahun 1970 hingga 1992. Ini belum termasuk sinetron (1994-95).


Benyamin Sueb (1939 - 1995) lahir di Kemayoran, 5 Maret 1939. Benyamin Sueb memang sosok panutan. Kesuksesan di dunia musik dan film membuat namanya semakin melambung. Lebih dari 75 album musik dan 53 judul film yang ia bintangi adalah bukti keseriusannya di bidang hiburan tersebut.

Dalam dunia musik, Bang Ben (begitu ia kerap disapa) adalah seorang seniman yang berjasa dalam mengembangkan seni tradisional Betawi, khususnya kesenian Gambang Kromong. Lewat kesenian itu pula nama Benyamin semakin popular. Tahun 1960, presiden pertama Indonesia, Soekarno, melarang diputarnya lagu-lagu asing di Indonesia. Pelarangan tersebut ternyata tidak menghambat karir musik Benyamin, malahan kebalikannya. Dengan kecerdikannya, Bang Ben menyuguhkan musik Gambang Kromong yang dipadu dengan unsur modern.

Kesuksesan dalam dunia musik diawali dengan bergabungnya Benyamin dengan satu grup Naga Mustika. Grup yang berdomisili di sekitar Cengkareng inilah yang kemudian mengantarkan nama Benyamin sebagai salah satu penyanyi terkenal di Indonesia.


Selain Benyamin, kelompok musik ini juga merekrut Ida Royani untuk berduet dengan Benyamin. Dalam perkembangannya, duet Benyamin dan Ida Royani menjadi duet penyanyi paling popular pada zamannya di Indonesia. Bahkan lagu-lagu yang mereka bawakan menjadi tenar dan meraih sukses besar. Sampai-sampai Lilis Suryani salah satu penyanyi yang terkenal saat itu tersaingi.
Orkes Gambang Kromong Naga Mustika dilandasi dengan konsep musik Gambang Kromong Modern. Unsur-unsur musik modern seperti organ, gitar listrik, dan bass, dipadu dengan alat musik tradisional seperti gambang, gendang, kecrek, gong serta suling bambu.


Setelah Orde Lama tumbang, yang ditandai dengan munculnya Soeharto sebagai presiden kedua, musik Gambang Kromong semakin memperlihatkan jatidirinya. Lagu seperti Si Jampang (1969) sukses di pasaran, dilanjutkan dengan lagu Ondel-Ondel (1971).


Lagu-lagu lainnya juga mulai digemari. Tidak hanya oleh masyarakat Betawi tetapi juga Indonesia. Kompor Mleduk, Tukang Garem, dan Nyai Dasimah adalah sederetan lagunya yang laris di pasaran.
Terlebih setelah Bang Ben berduet dengan Bing Slamet lewat lagu Nonton Bioskop, nama Benyamin menjadi jaminan kesuksesan lagu yang akan ia bawakan.


Setelah Ida Royani hijrah ke Malaysia tahun 1972, Bang Ben mencari pasangan duetnya. Ia menggaet Inneke Koesoemawati dan berhasil merilis beberapa album, di antaranya "Nenamu" dengan tembang andalan seperti Djanda Kembang, Semut Djepang, Sekretaris, Penganten Baru dan Pelajan Toko.
Lewat popularitas di dunia musik, Benyamin mendapatkan kesempatan untuk main film. Kesempatan itu tidak disia-siakan. Beberapa filmnya, seperti Banteng Betawi (1971), Biang Kerok (1972), Intan Berduri serta Si Doel Anak Modern (1976) yang disutradari Syumanjaya, semakin mengangkat ketenarannya. Dalam Intan Berduri, Benyamin mendapatkan piala Citra sebagai Pemeran Utama Terbaik.


Pada akhir hayatnya, Benyamin juga masih bersentuhan dengan dunia panggung hiburan. Selain main sinetron/film televisi (Mat Beken dan Si Doel Anak Sekolahan) ia masih merilis album terakhirnya dengan grup Rock Al-Haj bersama Keenan Nasution. Lagu seperti Biang Kerok serta Dingin-dingin menjadi andalan album tersebut.


Benyamin yang telah empat belas kali menunaikan ibadah haji ini meninggal dunia setelah koma beberapa hari seusai main sepakbola pada tanggal 5 September 1995, akibat serangan jantung.(*)

 

Comments 

 
+1 Foto Posted :2009-01-13 03:14
Noura

Napa y artis-artis jaman dulu banyak yg lebih berkualitas akhlaknya, ilmunya dan bakatnya ketimbang yang sekarang..
Moga Beliau tenang di sisiNya.
Amin!
 
Misteri di Balik Kedekatan JFK, Soekarno dan Marilyn Monroe

  Kematian Marilyn Monroe, John F Kennedy (JFK) dan runtuhnya Soekarno dari kekuasaan masih membawa spekulasi hingga kini. Spekulasi yang berkembang...
Tragedi Canny Ong

Nama CANNY ONG mungkin tidak familiar di telinga kita. Namun kisah tragis gadis Malaysia ini bisa menjadi inspirasi dan pelajaran berharga bagi siapa...
Dibunuh Lantaran Berjilbab

  Dia hanya perempuan muslim biasa. Selayaknya perempuan muslim lainnya yang mengenakan hijab/jilbab sebagai penutup aurat di kesehariannya. Namun...
Kingkong Lu Lawan

"Kingkong Lu Lawan". Mendengar kalimat itu, kita langsung teringat pada seniman legendaris, H Benyamin Sueb. Siapa tidak kenal dengan babe-nya 'Si...
John F Kennedey dan Konspirasi itu ..

Pembunuhan John Fitzgerald Kennedy (JFK), presiden ke-35 Amerika Serikat, terjadi pada hari Jumat, 22 November 1963 di Dallas, Texas pada pukul 12:30...
Ki Narto Sabdo: Kreasi Baru Ibarat Bakmi

Yo konco ning nggisik gembiro Alerap lerap banyune segoro Angliyak numpak prau layar Ing dino minggu keh pariwisoto Galo praune wis nengah Byak byuk...
Sang Raja Tanpa Mahkota

"Sang raja tanpa mahkota", demikian kaum Kompeni Belanda menyebutnya. Dia lihai, cerdas, bersemangat, ditakuti, juga disegani lawan – lawan...
Pulitzer dan Kematian Tragis Sang Jurnalis

Kevin Carter, seorang Journalist, awal tahun 1993, berangkat ke Sudan dengan niatan untuk mengambil foto pemberontakan yang terjadi di negara yang...
Perempuan Berkode H21 Itu ...

Sejarah spionase dunia tidak akan pernah melupakan legenda Mata Hari (versi ejaan lain: Matahari), seorang penari erotis blasteran Jawa-Belanda penuh...
Soekarno: Pria Seribu Pesona

Soekarno dan bintang sexy legendaris Marilyn Monroe di sebuah acara di AS Kontroversi Itu.... Setiap tanggal 21 Juni , sebagian warga Indonesia...