| Samsung Catat Rekor Penjualan Layar Datar,Ponsel, dan Chip |
|
|
|
Rekor laba bersih Samsung Electronics Korea Selatan dicapai pada pengumuman laba bersih kuartalan Jumat (30/10). Perusahaan terbesar di negara itu mengatakan, keuntungan bersih yang didapat tiga kali lipat dalam kuartal ketiga menjadi 3,72 triliun won (US$3,13 miliar), dari 1,22 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Rekor itu dicapai berkat permintaan untuk televisi layar datar, ponsel, dan chips yang naik.Samsung adalah pembuat chip memori komputer dan televisi layar datar terbesar di dunia, dan produsen ponsel terbesar kedua belakang Nokia Finlandia. Vice President Robert Yi memperkirakan kuartal keempat yang solid didukung oleh permintaan musiman elektronik konsumen, tetapi mengatakan menguatnya won dan meningkatnya biaya pemasaran dapat menyebabkan penurunan keuntungan kuartal-ke-kuartal . "Samsung telah membuat kemajuan besar dalam memperkuat kepemimpinan pasar sepanjang 2009, dan kami percaya bahwa prospek positif untuk pertumbuhan lebih lanjut karena pemulihan ekonomi global terus berlanjut ke tahun 2010," katanya dalam sebuah pernyataan. Secara konsolidasi di luar negeri termasuk anak perusahaan, laba operasional untuk Juli-September ini 4,23 triliun won dibandingkan dengan 1,48 triliun. Penjualan senilai 35,87 triliun won dibandingkan dengan 30,27 triliun pada tahun sebelumnya. Pengamat mengatakan performa yang luar biasa tidak akan bertahan dalam kuartal saat ini, karena perusahaan biasanya menghabiskan lebih banyak pada pemasaran di Oktober-Desember. Kebangkitan won di pasar mata uang juga berarti bahwa ekspor akan kurang kompetitif dalam segi harga dibandingkan pesaing asing, kata mereka. "Sektor chip tampaknya akan tetap kuat dalam kuartal keempat, namun harga panel LCD jatuh dan biaya pemasaran yang lebih tinggi pada handset dan TV di tengah jatuhnya nilai tukar dolar-won akan mempersempit laba operasional," kata Seo Won-Seok, seorang analis di NH Investment & Securities. Samsung, bagaimanapun, mengatakan dolar yang lemah tidak akan memiliki dampak yang signifikan karena hanya 50% dari posisi nilai tukarnya.Dikatakan, penguatan euro dan yen akan memungkinkan Samsung untuk mempertahankan daya saing harga di Eropa dan Jepang. Perusahaan juga mengatakan mereka memperkirakan belanja modal konsolidasi untuk keseluruhan tahun 2009 mencapai tujuh triliun won, termasuk empat triliun untuk bisnis chip dan dua triliun untuk LCD. Perusahaan mengatakan mereka memperkirakan untuk meningkatkan belanja modal lebih lanjut pada tahun 2010, dengan lebih dari 5,5 triliun direncanakan untuk bisnis memori guna menanggapi peningkatan permintaan dan tiga triliun untuk bisnis LCD. (SC/KLC) |
Malang merupakan daerah peradaban tua yang tergolong pertama kali muncul dalam sejarah Indonesia...
Tingkah polah, sikap dan Kinerja sebagian besar anggota wakil rakyat alias Dewan Perwakilan...
Hanya dalam durasi pelatihan 4 jam, puluhan relawan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat...
Dualisme kepengurusan di tubuh PT Arema Indonesia berakhir sudah.Komite eksekutif (Exco) PSSI...
Soal kuliner ekstrim di jagad ini, sepertinya tidak ada yang bisa mengalahkan orang China. Bukan...
Tuai Kecaman, di Youtube Menghilang Peristiwa mengenaskan yang menimpa seorang bocah perempuan...
Kematian mendadak sang suami, Shawn, bukan hanya membuat Casie (26), warga Fayetteville, Tennessee...
Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri yang datang sebentar lagi membawa hikmah tersendiri bagi para...
Ingin mendapatkan penghasilan tambahan yang mudah dan menyenangkan dari internet? Caranya...
Banyak orang penasaran, bagaimana bisa internet menyediakan uang dan peluang untuk menambah income...
Soni Farid Maulana lahir di Tasikmalaya, 19 Februari 1962. Aktif menulis puisi sejak tahun 1976,...
Halimi Zuhdy lahir di kota Sumenep Madura Jawa Timur. Pernah belajar di Miftahul Ulum (sekolah...
S Che Hidayat atau yang bernama asli Sudirta Hidayat, lahir di Bogor 15 February 1973. Sedangkan...