| Ini Dia Video 'Tragedi Yue Yue' Yang Hebohkan Cina |
|
|
|
|
Tuai Kecaman, di Youtube Menghilang
Peristiwa mengenaskan yang menimpa seorang bocah perempuan berusia dua tahun, Yue Yue Qu dari Propinsi Guandong China Kamis (13/10), benar-benar membuat marah banyak kalangan. Tragedi "Tertabrak mobil dua kali hingga Sekarat, dan diacuhkan belasan Orang Lewat" itu, kini menjadi perbincangan hangat di seluruh dunia. Bahkan menjadi trading topik di hampir semua forum di dunia maya. Mayoritas, semua mengecam sikap tidak berperikemanusiaan yang ditunjukkan, baik oleh penabrak (sopir van dan truk), maupun oleh belasan orang yang lewat di tempat kejadian.
Pertolongan baru didapat gadis kecil malang itu dari seorang perempuan pemulung bernama Chen Xianmei,57 tahun. "Saya memungut sampah di pasar hardware ketika saya melihat seorang anak tergeletak di jalan. Lalu saya berjalan terburu-buru dan menghampiri gadis itu setelah mendengar erangannya. Saya mengangkatnya dan melihat ... salah satu matanya tertutup .. ada air mata di matanya. Dia mengalami pendarahan dari mulut, hidung dan bagian belakang kepalanya, "kata Chen kepada China Daily. "Saya ingin menggendongnya tapi dia begitu lemah hingga serta merta terjatuh. Saya takut untuk mencoba lagi .. Jadi saya menyeretnya ke sisi jalan dan berteriak untuk meminta pertolongan. Tapi tak seorang pun muncul," tambah Chen seperti dikutip Yangcheng Evening News. Tidak Bisa diakses di Youtube Sebagaimana tayangan tragedi memilukan di berbagai media yang memancing reaksi banyak pihak, tayangan tersebut kini tidak bisa diakses lagi. Bahkan, link video di sejumlah situs yang memblow-up berita inipun gagal diakses. Berdasarkan alasan yang tertera di rekaman, konten tidak sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaan. Namun spekulasi yang beredar, penghapusan tersebut terkait dengan dugaan permintaan dari pemeritah China agar tidak dideskreditkan sebagai bangsa yang tidak memiliki kepekaan sosial. Namun demikian, banyak situs yang tetap menayangkan rekaman sebagai sebuah pembelajaran atau peringatan untuk menggugah atau mengetuk hati yang melihatnya. Seperti tayangan yang masih dapat Anda saksikan berikut ini berasal dari salah satu situs yang mengecam peristiwa itu.
Dalam tayangan TVS, terlihat sekali ekspresi sang presenter yang geregetan dan kondisi psikologis sang ayah, Wang yang sangat tertekan saat menunggui anaknya di rumah sakit. "Yue Yue sangat menyenangkan. Jika saya bertengkar dengan ibunya dan jika ibunya menangis, dia akan memberi tahu kami untuk tidak menangis. Dia selalu berusaha menghibur kami. Saya hanya berharap anak saya akan sadar dan memanggil saya Papa lagi." Sementara itu, seperti dilansir China Daily, setelah beberapa hari menjalani perawatan, Yue Yue dikabarkan mulai mampu menarik napas, meski lemah dan dengan bantuan peralatan medis. Lengannya pun mulai memberikan respons. Begitu juga denyut jantungnya telah stabil. Namun kondisinya masih dalam bahaya dan dikhawatirkan bakal mengalami kerusakan otak total. Kondisi Yue Yue ini semakin membuat gerah banyak kalangan. Apalagi setelah banyak media China yang melaporkan bahwa salah seorang penabrak yang bernama Shanghaiist mengaku menginjak pedal gas dan melarikan diri karena merasa tidak ada orang yang melihat kejadian tersebut. "Anda lihat bocah itu di tayangan CCTV, dia tidak tahu hendak ke mana. Saya tidak sengaja. Saya sedang menelepon ketika itu terjadi. Ketika saya sadar bahwa saya telah menabraknya, saya berpikir saya akan melihat bagaimana keadaannya. Namun, kemudian ketika saya lihat bahwa ia sudah berdarah, saya memutuskan untuk menginjak pedal gas dan melarikan diri karena melihat tak ada seorang pun di sekitar saya," tutur pengemudi yang diduga baru saja putus dengan pacarnya ketika peristiwa terjadi. Diwartakan, Spanghaiist juga sempat menelepon ayah Yue Yue dan menawarkan sejumlah uang, sebelum akhirnya ditangkap. Yue Yue Akhirnya Meninggal Dunia. Ikuti Berita selengkapnya di sini. |
Malang merupakan daerah peradaban tua yang tergolong pertama kali muncul dalam sejarah Indonesia...
Tingkah polah, sikap dan Kinerja sebagian besar anggota wakil rakyat alias Dewan Perwakilan...
Hanya dalam durasi pelatihan 4 jam, puluhan relawan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat...
Dualisme kepengurusan di tubuh PT Arema Indonesia berakhir sudah.Komite eksekutif (Exco) PSSI...
Danau Retba di Senegal benar-benar sebuah danau alam yang luar biasa yang memiliki warna merah...
Soal kuliner ekstrim di jagad ini, sepertinya tidak ada yang bisa mengalahkan orang China. Bukan...
Tuai Kecaman, di Youtube Menghilang Peristiwa mengenaskan yang menimpa seorang bocah perempuan...
Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri yang datang sebentar lagi membawa hikmah tersendiri bagi para...
Ingin mendapatkan penghasilan tambahan yang mudah dan menyenangkan dari internet? Caranya...
Banyak orang penasaran, bagaimana bisa internet menyediakan uang dan peluang untuk menambah income...
Agus Winarno atau lebih populer dipanggil Guswin lahir di Pacitan 11 Agustus 1967. Kiprah alumnus...
Agus Winarno atau lebih populer dipanggil Guswin lahir di Pacitan 11 Agustus 1967. Kiprah alumnus...
Soni Farid Maulana lahir di Tasikmalaya, 19 Februari 1962. Aktif menulis puisi sejak tahun 1976,...