REGISTER

*
*
*
*
*
Fields marked with an asterisk (*) are required.
Sabtu, 11 Februari 2012 | Welcome : Tamu |
Home Story Nasional Warga Malang Gelar Jam Malam
Admin
Ditulis oleh Admin   
Posted : Rabu, 03 Maret 2010 17:39


Warga Malang Gelar Jam Malam PDF Print E-mail
black_dogPasca merajalelanya makhluk misterius penghisap darah, warga Malang,khususnya di Kecamatan Dau Kabupaten Malang, waspada. Kini mereka menggelar jam malam untuk mengantisipasi semakin banyaknya korban. Apalagi, beberapa hari terakhir, korban makhluk misterius itu bukan hanya melulu kambing, tapi juga menyerang sejumlah ternak babi warga di kecamatan setempat.

Camat Dau Dra Enny Tiswijayanti Msi mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menggelar diskusi dengan Muspika dan Dinas peternakan Pemkab Malang. Mereka berkesimpulan bahwa puluhan kambing yang tewas disebabkan karena serangan binatang buas. Hanya saja, belum bisa dipastian binatang apa yang menyerang dan mematikan kambing dan babi-babi milik warga. Demikian seperti dirilis harian Lokal Memoarema.

Dari keterangan sejumlah warga dan berdasarkan bukti berupa jejak kaki yang tertinggal di sekitar TKP, diperkirakan binatang misterius itu adalah sejenis anjing geladak yang biasa digunakan untuk memburu anjing hutan. Informasi terakhir yang dihimpun dari masyarakat setempat malah sudah mengindifikasi secara spesifik anjing yang menjadi 'drakula' bagi ternak warga tersebut.Dikatakan beberapa saksi mata, penyerang itu adalah anjing geladak berbulu hitam.

Fakta lain menunjukkan, anjing itu hanya mematikan tanpa mengambil apapun dari korbannya."Dia hanya menggigit. Ketika mangsanya sudah mati, ia meninggalkan begitu saja. Meski begitu, tidak ada racun, virus ataupun penyakit yang bisa menular kepada manusia dari bangkai yang ditemukan,''terang Enny.

Untuk mengantisipasi makin meluasnya teror makhluk misterius itu, kini Enny meminta kepada jajaran pemerintahan Desa Sumbersekar untuk membuat Peraturan Desa (Perdes) yang mengatur anjing. Salah satu isi Perdes, malam hari anjing harus diikat dan tidak diperbolehkan keluar atau berkeliaran. "Desa Sumbersekar siap menggodok Perdes tersebut. Kita juga berharap hal ini bisa ditindaklanjti oleh desa yang lain seperti Desa Mulyoagung. Saya berharap masyarakat tidak resah,"harap Enny.

Enny juga meminta kepada masyarakat agar siaga menggelar Siskamling untuk mempersmpit ruang gerak binatang buas itu. Pihaknya, akan bekerjasama dengan Dinas Peternakan untuk melakukan survei terhadap binatang piaraan terutama anjing."Ada beberapa saksi yang mencurigai sejumlah warga yang memelihara tiga anjing. Ciri-cirinya sama dengan anjing yang menyerang kandang Sanawi. Warga  yang dimaksud itu akan kita mintai keterangan,''tambah Enny.

Sementara itu, hasil uji laboratorium atau otopsi terhadap 12 bangkai kambing milik Suratman, warga Sumbersekar yang dirugikan teror makhluk misterius itu, sudah selesai. Uniknya, hasil uji ini justru memastikan jika kambing-kambing itu memang mati akibat darahnya habis disedot.

Menurut Endik Khusairi, Kadis Peternakan, Perikananan, dan Kelautan Kabupaten Malang, berdasarkan hasil otopsi,   organ hati, jantung, limpa, dan paru bangkai dalam kondisi baik. "Namun ada luka gigitan pada leher dan di kedua paha, di balik perut dan dada. Terdapat juga racun Sianida n Arsenicnegative.Saat ini, hasil otopsi dan samplenya dibawa ke Polda," tambah Endik.

Masih dari hasil pemeriksaan, ditemukan tulang remuk seperti dililit sesuatu yang sangat kuat. Hingga tulang belulangnya patah. Pada bangkai juga ditemukan luka seperti bekas tusukan benda tajam dengan kedalaman 2 hingga 5 cm. **
 
Switzerland of Indonesia

Malang merupakan daerah peradaban tua yang tergolong pertama kali muncul dalam sejarah Indonesia...
Hebatnya Anggota Dewan, Teman Bobo', dan Derita 5 tahun

  Tingkah polah, sikap dan Kinerja sebagian besar anggota wakil rakyat alias Dewan Perwakilan...
Hanya 4 Jam Pelatihan, Mampu Terbitkan Majalah

Hanya dalam durasi pelatihan 4 jam, puluhan relawan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat...
PSSI Menangkan Arema Indonesia Kubu Muhammad Nur

Dualisme kepengurusan di tubuh PT Arema Indonesia berakhir sudah.Komite eksekutif (Exco) PSSI...
Kucing Bakar Segar:Menu favorit Warga China

Soal kuliner ekstrim di jagad ini, sepertinya tidak ada yang bisa mengalahkan orang China. Bukan...
Ini Dia Video 'Tragedi Yue Yue' Yang Hebohkan Cina

Tuai Kecaman, di Youtube Menghilang Peristiwa mengenaskan yang menimpa seorang bocah perempuan...
Ingin Tenang, Nyemil Abu Jenasah Suami

Kematian mendadak sang suami, Shawn, bukan hanya membuat Casie (26), warga Fayetteville, Tennessee...
Order Melimpah, Tidak Layani H-7 Lebaran

Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri yang datang sebentar lagi membawa hikmah tersendiri bagi para...
Alternatif Penghasilan Mudah dan Menyenangkan

Ingin mendapatkan penghasilan tambahan yang mudah dan menyenangkan dari internet? Caranya...
Alternatif Logis 'Mencari Uang' di Internet

Banyak orang penasaran, bagaimana bisa internet menyediakan uang dan peluang untuk menambah income...
Syair " Tulang Belakang" Soni Farid Maulana

Soni Farid Maulana lahir di Tasikmalaya, 19 Februari 1962. Aktif menulis puisi sejak tahun 1976,...
Tuhan, Tak Ada Kata 'Cinta' Untuk-Mu

Halimi Zuhdy lahir di kota Sumenep Madura Jawa Timur. Pernah belajar di Miftahul Ulum (sekolah...
Sehalaman Surat Rasa S CheH

S Che Hidayat atau yang bernama asli Sudirta Hidayat, lahir di Bogor 15 February 1973. Sedangkan...