REGISTER

*
*
*
*
*
Fields marked with an asterisk (*) are required.
Jumat, 10 Februari 2012 | Welcome : Tamu |
Home Otomotif Indonesia, Jadi Anak Manis Saja Ya...
Admin
Ditulis oleh Admin   
Posted : Jumat, 08 Agustus 2008 18:10


Indonesia, Jadi Anak Manis Saja Ya...

Kekayaan alam dan sumber daya manusia  yang melimpah belum menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Indonesia masih dipandang hanya sebagai pasar. Bangsa ini pun juga lebih suka dijadikan pasar ketimbang  menjadi  produsen dan  menjadi tuan rumah di negeri sendiri.


Tengok saja di dunia otomotif. Pemerintah lebih suka memanjakan pengusaha bangsa yang menganggap "saudara tua"  bangsa Indonesia, Jepang. Ketimbang memberikan kemudahan dan proteksi industri otomotif dalam negeri.

Meskipun  para pengusaha otomotif "saudara tua" itu pernah berjanji akan membantu Indonesia membangun industri otomotif sendiri, namun kenyataannya adalah nol. Sudahkah ada industri otomotif nasional yang telah memproduksi mobil dengan nama dan cap made in Indonesia sebagai bagian dari alih teknologi?
Sudah berapa lamakah mereka menjadikan Indonesia sebagai pasar utama? Apakah waktu yang lebih dari 30 tahun itu belum cukup dalam pengalihan teknologi? Apa  memang bangsa ini yang warganya tidak segera pintar dalam penguasaan teknologi? Ataukah pemerintah kita yang kurang mampu menekan pengusaha otomotif luar negeri untuk mengalihkan teknologinya? Jawabannya ada di hati Anda masing-masing.

Terlepas dari masalah tersebut, realnya, Indonesia adalah pasar yang menggiurkan bagi industri otomotif dunia. Jumlah penduduk Indonesia yang sudah mencapai lebih dari 300 juta nyawa merupakan pasar yang amat besar. Bukan hanya Jepang, Amerika Serikat, Jerman, Prancis dan  Korea yang tergiur akan potensi pasar Indonesia. Negera-negera berkembang yang telah mampu memproduksi mobil juga mulai merangsek.

Malaysia, Iran, China, Myanmar, Pakistan, India, Uni Emirat Arab dan Sri Lanka kini berlomba  menciptakan mobil yang mampu bersaing di kancah nasional dan internasional. Bahkan, mereka juga sudah berancang-ancang  mengekspor ke Indonesia. Nah, lagi-lagi kita jadi sasaran pasar. Bahkan oleh negera yang sederajad dengan Indonesia.

Bagaimana dengan Indonesia? Memiliki industri otomotif nasional dengan nama Indonesia dan cap made in Indonesia masihlah menjadi angan-angan, meski telah 63 tahun negeri ini berdiri. Masih berupa mimpi. Timor Indonesia Motor, Bimantara Nusantara dan  Texmaco Heavy Industries (Perkasa) yang berupaya membangun industri  (terlepas dari persoalan utang dan hukum yang menderanya)  kandas di tengah jalan. Dan lagi, Indonesia kembali menjadi anak manis (terlalu kasar jika dikatakan sebagai kerbau) "saudara tua" Jepang, Jerman, Amerika Serikat, Prancis dan negeri lain produsen otomotif.

d rusdiono


Artikel terkait

1. Indonesia, Jadi Anak Manis Saja Ya...

2. Besar di Bawah Proteksi

3. Myanmar dan Srilangka Tak Mau Kalah

4. Untung Masih Ada Marlip


 
FCX Clarity: Honda Blue Energy

  Pabrikan mobil terkemuka Jepang, Honda Motor...
VW Combi Berawal Dari Belanda

Volkswagen adalah salah satu pabrik mobil...
VW Camper Mobil Kemah Incaran Kolektor

          VW Camper adalah julukan VW...
VW L1: 1 Liter Untuk 100 KM

Pabrikan mobil asal Jerman VW membuat kejutan...
KTM 690 Duke Mendobrak Kelaziman

      Pabrikan motor  asal Austria KTM, yang...
Resesi, HD Seri Termahal Justru Laris

  Resesi keuangan dunia tidak menyurutkan...
Mobil Berbahan Bakar Udara

Para insinyur di Inggris berjanji dalam  waktu...
Evolusi Jaguar- Land Rover

Di bawah kendali pemilik baru  Jaguar dan Land...
510 Si Legenda Datsun (2)

Berjuluk BWM Murah Datsun Kotak atau Datsun...
510 Si Legenda Datsun (3)

Kemenangan Nissan Pertama Katayama bukan hanya...