Ditulis oleh Admin
Posted :
|
Jumat, 08 Agustus 2008 18:17 |
Industri otomotif China dan India mampu berkembang dengan baik karena campur tangan pemerintahnya. Mereka sangat peduli dan mendukung industri otomotif dalam negeri. China bisa memiliki industri motor besar Jialing dan Cherry Automotive berkat ketegasan pemerintahnya.
Honda dipersilahkan masuk China asal ia juga membangun industri otomotif dengan mengandeng China. Dan, nama produknya juga memakai China. Honda wajib mengalihkan teknologinya untuk dikuasai warga China. Setelah teknologi dikuasai dan perusahaan mampu mendiri serta besar barulah pemerintah China mengijinkan Honda memasarkan motornya, bermerek Honda.
Demikian pula dengan industri mobilnya. Pemerintah China sangat mendukung berdirinya industri otomotif dalam negeri sebagai upaya menghambat China hanya dijadikan pasar industri otomotif dunia. Ketika Cherry mobil berdiri dan terjadi eksodus besar-besaran karyawan terampil dari pabrik Volkwagen, pemerintah China tidak menghukum Cherry telah melakukan pembajakan tenaga kerja. Pemerintah China malah mendukung indutsri otomotif ini tumbuh berkembang. Kini, Cherry Automotive telah menjadi salah satu produsen mobil besar dunia.
India, yang merdeka tiga tahun setelah Indonesia juga telah mimiliki industri otomotif raksasa. Lihat saja Bajaj dengan motornya dan TATA dengan mobil dan truknya. Industri otomotif India mampu berkembang dengan baik juga karena dukungan dan lindungan pemerintah.
Ketika industri otomotif negeri Taj Mahal ini mulai berdiri pemerintah India menghambat masuknya mobil impor. Serta menggalakkan swadesi penggunaan mobil dan motor hasil karya anak negeri. Hasilnya, kini Bajaj dan TATA mampu bersaing secara intenasional. Bahkan, dua industri otomotif yang telah bertahun-tahun menjadi ikon dan kebanggaan bangsa Inggris, Land Rover dan Jaguar telah jatuh ke tangan TATA Motor.
d rusdiono
Artikel terkait
1. Indonesia, Jadi Anak Manis Saja Ya...
2. Besar di Bawah Proteksi
3. Myanmar dan Srilangka Tak Mau Kalah
4. Untung Masih Ada Marlip
|