Ditulis oleh
Posted :
|
Kamis, 07 Oktober 2010 23:11 |
|
LCD Generasi Baru 2X Lebih Hebat |
|
|
|
|
Ahli kimia dari Vanderbilt University menemukan generasi baru komposisi kristal cair untuk LCD monitor. LCD generasi baru ini diklaim lebih tajam dan kaya warna. Dua kali lebih baik dibanding teknologi LCD terakhir yang kini telah dipasarkan. Sifat listrik yang unik dapat meningkatkan kinerja LCD dari jam tangan digital hingg televisi panel datar.
...............................
Penemuan komposisi LCD baru ini merupakan hasil kerja keras lebih dari lima tahun. Demikian ungkap Profesor Kimia Piotr Kaszynski dan mahasiswa pascasarjana Bryan Ringstrand dalam artikel yang diterbitkan Journal of Materials Chemistry pada 24 dan 28 September.
"Kami telah menciptakan kristal cair dengan dipol listrik belum pernah terjadi sebelumnya. Dua kali lipat dari kristal cair yang kini dipergunakan," kata Kaszynski.
Dipol listrik tercipta dari pemisahan molekul positif dan negatif. Semakin semakin besar jarak antara mereka, semakin besar dipole listrik yang dihasilkan.
Dalam kristal cair, dipol listrik dikaitkan dengan tegangan ambang: tegangan minimum di mana kristal cair beroperasi. Dengan dipol yang lebih tinggi memungkinkan tegangan ambang yang lebih rendah. Dipol merupakan faktor kunci kristal cair cepat beralih menjadi terang dan gelap.
Vanderbilt telah mengajukan hak paten kristal cair generasi baru ini. Beberapa perusahaan yang memproduksi kristal cair (LCD) menyatakan ketertarikannya.
"Kristal cair kami memiliki sifat dasar yang cocok untuk aplikasi praktis. Tetapi masih memerlukan uji daya tahan, umur dan karakteristik sebelum diproduksi massal," kata Kaszynski.
Pada tes komersial, generasi baru kristal cair akan ditambahkan ke dalam campuran molekul yang digunakan dalam display kristal cair. Campuran ini menggabungkan berbagai jenis kristal cair dan aditif lain untuk menyempurnakan ciri-cirinya. Termasuk viskositas, temperatur, sifat optik, sifat listrik dan stabilitas kimia. Ada puluhan desain yang berbeda untuk display kristal cair dan masing-masing memerlukan campuran yang berbeda.
Kristal cair generasi baru ini tidak hanya penting secara komersial, tetapi juga penting secara ilmiah.
Sejak 1888 ketika kali pertama ditemukan, para ilmuwan telah menemukan lebih dari 100.000 senyawa alami dan sintetik yang memiliki keadaan kristal cair. Mereka telah menentukan prasyarat pertama berbentuk berbentuk batang atau lingkaran. Syarat kedua harus memiliki kondisi kaku dan fleksibel.
Hal utama yang membedakan generasai baru i kristal cair ini adalah struktur "zwitterionic" nya . Zwitterions adalah senyawa kimia bermuatan listrik bersih dari nol. Memiliki kelopok i bermuatan positif dan negatif . Kristal cair yang baru dikembangkan mengandung zwitterion terdiri dari bagian anorganik bermuatan negatif dan sebagian organik bermuatan positif.
Kaszynski pertama mendapat ide untuk membuat kristal cair zwitterionic hampir 17 tahun yang lalu ketika ia pertama kali tiba di Vanderbilt. Penelitian ini didanai oleh hibah dari National Science Foundation. sumber :www.sciencedaily.com
|