| Listrik Nabati, Sumber Energi Baru |
|
|
|
Keberhasilan menghasilkan sumber energi altenatif dari bahan nabati (biofuel) sebagai pengganti preimun dan solar makin mendorong para ilmuan untuk mendapatkan energi lain dari tumbuh-tumbuhan. Kini, para ilmuan tengah menalsanakn riset untuk mendapatkan listrik nabati. Mendapatkan catu daya dari pohon atau buah. Pemanfaatan tanaman sebagai sumber listrik sebenarnya bukan merupakan hal baru. Kentang dan jeruk merupakan dua buah yang mampu menghasilkan daya listrik. Setelah sebelumnya dilakukan reaksi kimia atas keduanya yang selanjutnya dipasng dua kutub anoda dan katoda. Hanya saja arus listrik yang dihasilkan masih terlalu kecil. Para peneliti dari Massachusetts Institute of Technology mengaku telah menemukan cara lain untuk menuai listrik dari pohon. Mereka menggunakan logam yang sama untuk kedua elektroda. Elektroda disusun secara khsusus untuk menghasilkan arus dan tegangan yang konstan. Namun tetap saja arus yang dihasilkan masih terlalu kecil.Dalam penelitian selama satu semester para peneliti menemukan fakta pohon kayu berdaun lebar menghasilkan voltase yang stabil. Angkanya mendekati 1 KV. Dengan menambahkan alat pendorong voltase, tim penelitian berhasil memperoleh voltase yang dapat 1,1 KV. Cukup untuk menjalankan sensor bertenaga rendah. Seorang anggota tim mengakui tenaga listrik pohon tidak sepraktis energi Matahari.Tapi dia percaya listrik nabati dapat dipertimbangkan sebagai pilihan murah sumber tenaga listrik. Seperti catu daya sensor pendeteksi kebakaran hutan dan ekologi. Hasil akhir dari penelitian ini akan mereka terbitkan dalam jurnal Transactions on Nanotechnology, Institute of Electrical and Electronics Enggineers. |