| ML Saat Hamil, Why Not... |
|
Ketika hamil bukan berarti kegiatan seks wajib libur. Dengan posisi tertentu wanita hamil masih bisa melaksanakan aktivitas seks dengan aman. Kenikmatan masih mampu direngkup dan keamanan janin tetap terjaga. Aktivitas seks tidak diperbolehkan apabila ada alasan-alasan medis tertentu yang bisa membahayakan proses kehamilan. Pada kehamilan normal kegiatan seks masih bisa dilakukan hingga menjelang persalinan. Yang terpenting, ketika kehamilan memasuki masa tua diperlakukan kesabaran pasangan dalam menemukan posisi yang paling nyaman, terutama bagi si wanita.
.......................................
Oleh banyak pasangan, posisi merupakan posisi favorit. Dengan berada di atas perempuan akan merasa nyaman. Selain perut tidak tertekan, perempuan juga mempu mengontrol kedalaman penetrasi.
Posisi ini lazimnya dijalani pasangan ketika masa kehamilan memasuki pertengahan atau lanjut. Pada masa ini perempuan tidak dianjurkan terlalu banyak melakukan gerakan ketika menjalani aktivitas seksualnya.
Kegiatan seksual juga masih bisa dilakukan seperti pada kondisi normal, pria di atas. Asalkan beban tubuhnya tidak ditimpakan pada tubuh pasangan. Beban tubuh disangga tangan atau lengan dengan posisi perut tidak saling bersentuhan.
Ini adalah posisi yang dirasa paling aman. Meski terjadi penetrasi dua tubuh tidak saling bertindih. Posisi ini aman bagi janin dan kandungan.
Seperti halnya posisi berlutut dan berdiri oral seks termasuk kegiatan seksual yang aman dilakukan pasangan yang tengah hamil.
|