Home Seksologi ML Saat Hamil, Why Not...
ML Saat Hamil, Why Not...
Rabu, 03 Februari 2010 18:15

seks_hamil

 

Ketika hamil bukan berarti kegiatan seks  wajib libur. Dengan posisi tertentu wanita hamil masih bisa melaksanakan aktivitas seks dengan aman. Kenikmatan masih mampu direngkup dan keamanan janin tetap terjaga.  Aktivitas seks  tidak diperbolehkan apabila ada alasan-alasan medis tertentu yang bisa membahayakan proses kehamilan. Pada kehamilan normal kegiatan seks  masih bisa dilakukan hingga menjelang persalinan. Yang terpenting, ketika kehamilan memasuki  masa tua  diperlakukan kesabaran pasangan dalam menemukan   posisi yang  paling nyaman, terutama bagi si wanita.
.......................................


Beberapa Posisi  Seks Hamil :

  • Posisi wanita di atas (women on top).

Oleh banyak pasangan, posisi merupakan posisi favorit.  Dengan berada di atas  perempuan  akan merasa nyaman. Selain perut tidak tertekan, perempuan juga mempu  mengontrol kedalaman penetrasi.

  • Posisi Duduk.

Posisi ini lazimnya dijalani pasangan  ketika masa kehamilan memasuki  pertengahan atau lanjut.  Pada masa ini perempuan tidak dianjurkan terlalu banyak melakukan gerakan ketika menjalani aktivitas seksualnya.
Pria duduk dan wanita duduk di atasnya saling berhadapan. JIka perut sudah membesar dianjurkan dalam posisi wanita membelakangi pria.  Dengan posisi di atas  wanita mempu mengontrol kepekatan penetrasi.

  • Posisi Laki-laki di Atas

Kegiatan seksual juga masih bisa dilakukan seperti pada kondisi normal, pria di atas. Asalkan beban tubuhnya tidak ditimpakan pada tubuh pasangan. Beban tubuh disangga tangan atau lengan  dengan posisi perut tidak  saling bersentuhan.

  • Posisi Berlutut atau Berdiri.

Ini adalah posisi yang dirasa paling aman. Meski terjadi penetrasi  dua tubuh tidak saling bertindih. Posisi ini aman bagi janin dan kandungan.

  • Oral Seks

Seperti halnya posisi berlutut dan berdiri oral seks termasuk kegiatan seksual yang aman dilakukan pasangan yang tengah hamil.



seks_hamil-2Yang paling penting dari semua posisi seks selama kehamilan  tidak  meletakkan berat badan  ke perut ibu hamil.  Dan membatasi tekanan seksual yang berlebihan.

Mengapa kegiatan seks  masih diperlukan  ketika wanita hamil? Seks bukan semata-mata bertemuanya dua organ seks. Tapi juga terjalinnya ikatan emosi antar dua insan.  Hubungan seksual  juga merupakan salah satu pengungkapan perasaan kasih sayang antar pasangan : merasa diperlukan, dimanja,  aman, tenang, kebersamaan, kedekatan perasaan.

 

 

Add comment

Security code
Refresh

    advertisement
    Banner
    Banner
    ML Saat Hamil, Why Not...

      Ketika hamil bukan berarti kegiatan seks ...
    Tetap Mesra Di Saat Haid

    Haid merupakan lampu merah bagi suami untuk...
    Wanita Juga Butuh Viagra

    Viagra, ternyata bukan hanya 'penyelamat' ...
    Berapa Sih Ukuran Yang Diinginkan Cewek

    Hal lain yang disukai perempuan dalam bercinta...
    Seni Bercinta yang Islami

    Sebagai bagian dari fitrah kemanusiaan, Islam...
    Oral Sex dalam Islam, Halal atau Haram?

    Meski ada beberapa batasan tentang cara melakukan...
    Khasiat Air Mani untuk Wanita

    Fungsi air mani pria dalam sebuah hubungan suami...
    Bercinta, Lupa Pengaman? Don't Worry

    Kalau sedang mood, bercinta terkadang tidak...
    Oral Seks Picu Kanker Orofaringeal

    Perilaku seksual terus berubah dari waktu ke...
    Beri Sinyal "Mari Bercinta" Pada Si Dia

      Meski sudah menikah bertahun-tahun, tidak...