REGISTER

*
*
*
*
*
Fields marked with an asterisk (*) are required.
Sabtu, 11 Februari 2012 | Welcome : Tamu |
Banner
Home Wisata Plesir Pesona Magis Wisata Gunung Kidul
Admin
Ditulis oleh Cuk Riomandha   
Posted : Selasa, 16 Februari 2010 09:55


Pesona Magis Wisata Gunung Kidul PDF Print E-mail


candirisan7Kali ini ..Anda saya ajak plesir ke daerah Gunung Kidul. Daerah yang lebih banyak dikenal orang lantaran pemberitaan tentang kekeringan yang melandanya di hampir tiap tahun .. Namun, semakin saya menelusuri dan 'blusukan' mencari tempat-tempat yang bisa dijadikan obyek kamera, semakin saya menemukan sisi menarik daerah ini. Ternyata kegersangan dan kekeringan hanyalah sebagian kecil dari kisah diantara banyaknya kenyataan lain yang lebih membuat saya terpesona ..


 

Kaya Peninggalan Sejarah


Gunung Kidul konon telah dihuni oleh spesies manusia sejak 700 ribu tahun lalu. Ini dibuktikan dengan banyaknya peninggalan arkeologis keberadaan manusia, baik yang ditemukan di gua-gua maupun ceruk-ceruk di perbukitan karstnya, terutama di Kecamatan Ponjong. Kecenderungan manusia menempati Gunung Kidul saat itu disebabkan sebagian besar dataran rendah di Yogyakarta masih digenangi air. Kedatangan manusia pertama di Gunung Kidul terjadi pada akhir periode Pleistosen. Saat itu, manusia Ras Australoid bermigrasi dari Pegunungan Sewu di Pacitan, Jawa Timur melewati lembah-lembah karst Wonogiri, Jawa Tengah hingga akhirnya mencapai pesisir pantai selatan Gunung Kidul melalui jalur Bengawan Solo purba.



Dari sekitar 460 gua karst di Gunung Kidul, hampir setengahnya menjadi hunian manusia purba. Dari 72 gua horizontal di ujung utara Gunung Sewu, tepatnya di Kecamatan Ponjong yang terapit Ledok Wonosari di barat dan Ledok Baturetno di timur, 14 goa di antaranya merupakan bekas hunian manusia purba, dan dua di antaranya sudah diekskavasi yaitu Song Bentar dan Song Blendrong. Di ceruk Song Bentar yang pernah menjadi hunian Homo sapiens ditemukan delapan individu yang terdiri dari: 5 dewasa, 2 anak-anak, dan 1 bayi juga ditemukan alat-alat batu seperti batu giling, beliung persegi, dan mata panah. Sementara di Song Blendrong ditemukan banyak tulang, peralatan batu, tanduk, dan serut kerang yang berserakan di lantai ceruk.

Selain itu, di Goa Seropan di Kecamatan Semanu juga ditemukan bukti keberadaan manusia purba. Di lorong lama gua itu banyak ditemukan cetakan tulang purba di dinding-dinding lorong. Sementara di lorong baru, yang berada pada kedalaman 60 m, dan baru muncul setelah terjadinya banjir di sungai bawah tanah tahun 2008, ditemukan potongan tulang kaki, gigi, dan rusuk mamalia. [wikipedia.com]

Misteri masa lampau inilah yang menarik perhatian saya untuk melakukan napak tilas, keinginan untuk mengabadikan momen-momen bersejarah yang mulai terlupakan modernitas. Daya pikat magis-nya mampu menyedot rasa penasaran saya untuk menelusuri keberadaan bukti-bukti peninggalan sejarah ini. Setidaknya ada sekitar sembilan tempat di beberapa wilayah terpencil di Kabupaten Gunung Kidul yang saya singgahi; diantaranya Candi Dendok, Candi Risan, Sendang Brumbung,Monumen Trah Ky Mangunkarso, Makam Serpeng, Situs Jonge, Situs GunungBang, Situs Wiladeg, dan Situs Gondang.

candidengok6








Candi Dengok

Setelah menempuh jalan setapak dan sempit yang hanya bisa dilalui motor, akhirnya saya menjumpai reruntuhan candi Dengok yang berupa sisa-sisa pondasi dan beberapa artefak. Menurut Mbah Sastro, salah seorang warga Dengok, Pacarejo, Semanu Gunung Kidul yang lokasi rumahnya berada sekitar 20 meter dari kawasan situs, 7 tahun lalu 3 artefak hilang,diantaranya arca Airlangga atau arca Dewa Siwa, arca Sapi atau arca Nandi, dan arca Roro Jonggrang atau arca Durga.


Situs Jonge

Di sini terdapat telaga serta maqom dari Kyai Jonge alias Ki Sidiq Wacono alias Ki Soponyono yang diyakini sebagai pelarian dari majapahit. Lokasinya di Pacarejo Semanu Gunungkidul.

Makam Serpeng


makamserpeng4Disebutkan dulu  makam ini berupa candi, namun faktanya kini hanyalah sebuah areal makam dengan batu candi sebagai nisannya. Ada juga yang bilang bahwa komplek makam ini dulunya adalah petilasan trah Prabu Brawijaya dan  kandang kuda-nya . Lokasi: Pacarejo Semanu Gunungkidul.

trahmangunkarso
Monumen Trah Ky Mangunkarso


Setelah tidak menemukan Candi di Dusun Candi Jatiayu ... kami malah  menemukan monumen ini yang cukup unik.


Sendang Brumbung

Terletak di pinggir jalan, dalam perjalanan ke desa Candirejo dari ibukota Semin ...tak pernah kering dan pada waktu tertentu sering ditemui ikan hanya tinggal kepala dan duri berenang di kolamnya
Lokasi: Semin Gunungkidul

Candi Risan
candirisan6
Bisa jadi inilah satu-satunya candi "terbesar" yang pernah ditemukan di Gunungkidul ...puas sekali bisa sampai sini ... apalagi dapat langit biru !!
Lokasi: Candirejo Semin Gunungkidul


Situs Wiladeg


situswiladegDulu di lokasi ini pernah ada candi ... namun sekarang sudah musnah dan tinggal patung nandi nan mungil ... konon beberapa batu candi banyak digunakan sebagai bahan untuk membuat rumah, karena masyarakat sekitar tidak tahu kalau disana ada Candi.

situs ini menjadi pelipur setelah gagal nemu candi konengan dan nglemuru serta gagal motret di sokoliman karena hujan
Lokasi: Banteng, Wiladeg, Karangmojo, Gunungkidul

Situs Gunung Bang

Berupa Kubur batu, orang setempat menyebutnya dengan "kuburan budha atau kuburan cina" .... sekitar 100 meter dari situs, ada sumber serta batu "keramat" dan tak jauh dari situ ... ada sungai (purba) yang cantik ....
Lokasi: Gelaran, Bejiharjo, Karangmojo Gunungkidul

Situs Gondang

situsgondangSitus yang sempat saya datangi tahun lalu (19 Maret 2008), mungkin teman-teman ada yang bisa bercerita tentang jejak-jejak peradaban di karangmojo. karena situs sukoliman di bejiharjo tak jauh dari sana juga sejenis.

cek link ini:
http://jurnal-humaniora.ugm.ac.id/download/270920061243-andi.pdf

nb: masih dipotrek pakai pocket merk Brica
foto-foto terbaru sudah dipotrek pakai EOS 400D 5 februari 2010

Lokasi: Desa Ngawis, Karangmojo, Gunungkidul




 

**Foto-foto: Cuk Riomandha

 

 


 

Comments 

 
+1 Foto Posted :2010-07-05 14:28
nanik

baca artikel ttg gunung kidul sangat menarik sekali. trimakasih yaa...
 
'Finding Nemo' di Pulau Kabung

Cuaca sangat cerah ketika perahu kami melintasi laut Cina Selatan dan merapat di pulau kecil itu. Sebuah pulau yang terletak tidak jauh dari Kota...
Bromo, Ku Kan Kembali Lagi

Tak terasa Toyota Kijang yang saya kendarai telah memasuki Sukapura setelah sekitar satu setengah jam menempuh perjalanan dari kota Malang. Jarum jam...
Pantai Parangtritis Yogyakarta

Pantai Parangtritis adalah salah satu pantai yang mesti dikunjungi, bukan cuma karena merupakan pantai yang paling populer di Yogyakarta, tetapi ...
Imlek, Tradisi Mengusir Nian

Tahun Baru Imlek 2559 tahun ini tiba di tanggal 7 Februari 2008. Hari raya ini merupakan hari pertama dalam bulan pertama dari sistem kalender warga...
Nikmati 'Surga Laut' di Bangko-bangko

Selain Bali dan pulau – pulau lainnya di Indonesia, Nusa Tenggara Barat merupakan alternatif wisatawan manca negara berselancar. Ombak Pantai...
Goes to Sumberbendo Festival 2008

Sebuah ajang eksplorasi budaya tradisional bertajuk Sumberbendo Festival 2008, segera digelar masyarakat kampung Sumberbendo, Desa Kucur, Kecamatan...
Jangan Lupa ke Tana Toraja

Ketika ada kesempatan berkunjung ke Makassar  kuranglah lengkap jika tidak meneruskan perjalanan mengunjungi Tana Toraja. Di tanah ini kita akan...
Wingko Apel Malang, Sensasi Baru Jajanan Tradisional

Wingko, jajanan tradisional yang selama ini lebih banyak dikenal orang sebagai makanan khas kota Babat Lamongan dan Semarang, kini hadir juga di Kota...
Pesona Magis Wisata Gunung Kidul

Kali ini ..Anda saya ajak plesir ke daerah Gunung Kidul. Daerah yang lebih banyak dikenal orang lantaran pemberitaan tentang kekeringan yang...
Festival Indonesia 2009 Melbourne Australia

  Festival Indonesia, setiap tahunnya selalu menjadi magnet  terutama bagi masyarakat Indonesia di Melbourne, Indonesianis, friends of Indonesia,...