REGISTER

*
*
*
*
*
Fields marked with an asterisk (*) are required.
Selasa, 22 Mei 2012 | Welcome : Tamu |
Home Wisata Plesir Rinjani Yang Bikin Iri Hati
Foto
Ditulis oleh   
Posted : Kamis, 09 September 2010 23:39


Rinjani Yang Bikin Iri Hati PDF Print E-mail
Gunung_Rinjani-5_jongjava.com
Anda menyukai tantangan dalam berwisata? Tidak ada salahnya untuk mencoba plesir  ke Gunung Rinjani. Untuk menemui  esotisme pemandangan Rinjani  Anda harus rela berjalan kaki hingga 14 jam. Menikmati keindahan Danau Segara Anak, savana dan pemandangan hamparan laut serta  pulau-pulau di sekitar Lombok dari ketinggian, adalah kepuasan tiada duanya yang mengalahkan lelahnya perjalanan.


 

 

 

Gunung Rinjani merupakan datatan tertinggi di Pulau Lombok dan merupakan gunung tertingi ketiga di Indonesia (3.720 m. dpl). Kawasan Rinjani masuk dalam Taman Nasional Gunung Rinjani yang merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan hujan pegunungan rendah hingga pegunungan tinggi dan savana di Nusa Tenggara.

Gunung_Rinjani-1_jongjava.comPotensi tumbuhan yang terdapat di Taman Nasional Gunung Rinjani antara lain jelutung (laportea stimulans), durian (aglaia argentea), bayur (pterospermum javanicum), beringin (ficus benjamina), jambu-jambuan (syzygium sp.), keruing (dipterocarpus hasseltii), rerau (d imbricatus), eidelweis (anaphalis javanica), dan dua  jenis anggrek endemik yaitu perisstylus rintjaniensis dan p lombokensis.

Rinjani juga memiliki  satu jenis mamalia endemik yaitu musang rinjani (paradoxurus hemaproditus rinjanicus), juga terdapat kijang (muntiacus muntjak nainggolani), lutung budeng (trachypithecus auratus kohlbruggei), trenggiling (manis javanica), burung cikukua tanduk (philemon buceroides neglectus), dawah hutan (ducula lacernulata sasakensis), kepudang kuduk hitam (oriolus chinensis broderipii), dan beberapa jenis reptilia.

Lembah sisi barat Gunung Rinjani terdapat Danau Segara Anak (2.008 m. dpl) yang airnya berbau belerang, dengan suhu yang  berbeda dari satu tempat ke tempat lain. Luas danau mencapai 1.100 hektar dengan  kedalaman 160 – 230 meter. Pada tengah danau menjulang  Gunung Baru Juri yang  aktif dan berkembang.

Seperti halnya gunung-gunung lain di tanah air, Gunung Rinjani juga memiliki legenda. Yakni sebuah cerita rakyat  tentang  Dewi Enjeni. Menurut kepercayaan masyarakat lereng Rinjani, Dewi Enjeni adalah ratu jin penguasa gunung.

Masyarakat  meyakini  Dewi Enjeni lahir dari perkawinan manusia Sasak dengan jin. Dewi Enjani digambarkan sebagai sosok wanita yang  cantik yang  masih keturunan Raja Selaparang. Pada penanggalan tertentu, untuk menghormati Dewi Enjeni, warga setempat menggelar  upacara religius di Gunung Rinjani dan Danau Segara Anak. Salah satunya melepaskan ikan-ikan kecil yang terbuat dari emas tipis ke Danau Segara Anak.

Apa yang bisa disaksikan atau dikunjungi ketika wisata di taman nasional ini ? Beberapa obyek yang menarik untuk dikunjungi diantaranya :

 

1. Puncak Gunung Rinjani.
Bagi yang gemar mendaki gunung mendaki puncak rinjani memiliki tantangan tersendiri. Sepanjang perjalanan akan disuguhi panorama alam yang indah khas .  Ketika sampai di puncak dapat meinkmati panorama Pulau Lombok, Flores, Bali dan pulau-pulau lain di disekitar Lobok, Laut Flores, serta selat Bali.

Gunung_Rinjani-3_jongjava.com2. Danau Segara Anak
Inilah daya  tarik utama Gunung Rinjani. Menikmati indahnya panorama danau, mencium khasnya aroma air dan menikmati ikan bakar danau setelah memancingnya terlebih dahulu tentunya.

Danau Segara Anak dipenuhi  ikan-ikan karper dan mujaer. Umpan pancing   bisa pesan  atau dibeli ketika masih di  Senaru atau Sembalun. Di sekitar danau juga terdapat beberapa buah gua mata air belerang. Air dari gua ini  digunakan  untuk mencuci  pusaka  pada upacara Pekelem.

3. Wisata Religi
Waktu  yang sangat tepat saat berkunjung ke Rinjani adalah di bulan Maulud. Pada bulan ini masyarakat Lombok menggelar upacara Pekelem yakni upacara adat memandikan pusaka di Danau Segara Anak.

3. Sebau dan Gunung Baru
Kegiatan yang lazim dilakukan di Sebau dan Gunung Baru adalah melakukan
penelitian, menikmati fenomena alam/gejala alam, sumber air panas, mandi, pengamatan satwa dan menjelajahi hutan.

4. Otakkokoq dan Kembang Kuning
Menikmati sumber mata air panas beraroma belerang dan air terjun. Selain untuk kebugaran tubuh mandi  di Otakkokog dan Kembang Kuning juga untuk terapi pengobatan.

gunung_rinjani5. Perang Topat dan Ciwaratri
Atraksi budaya ini digelar di luar taman nasional  pada bulan Desember dan Ciwaratri pada bulan Januari di Mataram.

 

 

Jalur Utama

Untuk menuju Gunung Rinjani terdapat beberapa jalur yang lazim dan disarankan dilewati, yakni :

1. Jalur Sembalun
Rute  puncak Rinjani :
Mataram – Sembalun (± 4-5 jam kendaraan umum) -  Sembalun Lawang – Puncak Gunung Rinjani ( ± 7 Jam Jalan Kaki)
Rute Segara Anak :
Mataram – Sembalun-Sembalun Lawang – Danau Segara Anak (± 2-3 Jam Jalan Kaki )

Mataram-Sembalun bisa ditempuh dalam 4-5 jam perjalanan darat. Bila menggunakan kendaraan carter  bisa langsung menuju Sembalun. Namun jika menumpang  kendaraan umum dari Mataram,  turun di Aikmel untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Sembalun dengan kendaraan umum lainnya. Jika menumpang kendaraan umum disarankan berangkat pagi hari. Mengingat angkutan Aikmel – Sembalun hanya sampai jam 12 siang saja.

Gunung_Rinjani-4_jongjava.comDi Sembalun  bisa dipesan paket-paket perjalanan atau  mencari jasa guide dan porter. Informasi lebih lanjut didapatkan dari  petugas Taman Nasional di pos jaga Sembalun atau Koperasi Wisata Rinjani Information center (RIC) di pintu masuk Sembalun.

Jalur Sembalun merupakan jalur yang ramai dilalui oleh pengunjung terutama oleh para penggemar treking. Rute yang dilalui adalah gerbang Sembalun Lawang – Pelawangan Sembalun- Puncak Rinjani memakan waktu 9 – 10 jam berjalan kaki.

Jalur ini sangat dramatis dan mengesankan. Trail wisata akan melalui  padang savana dengan punggung gunung yang berliku-liku berdampingan dengan jurang di sebelah kiri dan kanan jalur.

Dibandingkan jalur Senaru, jalur pendakian ini tidak terlalu curam. Karena didominasi padang savana yang  menjadikan perjalanan akan bermandikan peluh karena teriknya matahari. Namun semua itu tidak akan sia-sia  saat menyaksikan keelokan padang savana, selat Alas dan Pulau Sumbawa dikejauhan.


2. Jalur Senaru
Mataram – Senaru (± 3-4 Jam Kendaraan Umum)  – Danau Segara Anak (± 7-10 Jam Jalan Kaki) – Pelawangan Sembalun (± 4 Jam Jalan Kaki) – Puncak Rinjani (± 2-3 Jam Jalan Kaki)


Gunung_Rinjani-6_jongjava.comMataram-Senaru dapat dilalui dengan menggunakan kendaraan baik itu kendaraan carteran maupun kendaraan umum dari Terminal Mandalika. Waktu tempuh sekitar tiga  jam dengan kondisi jalan baik (beraspal hotmix). Di Senaru  bisa dinikmati beberapa atraksi wisata. Homestay  juga banyak ditemui di desa ini.  Termasuk paket paket perjalanan ke Gunung Rinjani yang ditawarkan  beberapa trek organizer. Jika ingin melakukan perjalanan sendiri sebaiknya mempergunakan jasa guide atau porter untuk memudahkan perjalanan .

Jalur pendakian Senaru termasuk  jalur pendakian paling ramai. Jalur  ini merupakan rute  wisata trekking  menuju Rinjani. Dan merupakan jalur pendakian yang lazim ditempuh warga adat Lombok ketika akan menggelar upacara keagaman dan budaya.

Sebelum melakukan pendakian lebih baik mendapatkan  informasi lebih tentang  Gunung Rinjani di Pusat Pendakian Terpadu (Rinjani Trek Centre) milik  Balai Taman Nasional Gunung Rinjani yang bekerjasama dengan  New Zealand Asistance International Development.

jalur_dakiUntuk menuju Segara Anak rute yang ditempuh adalah  Senaru – Pelawangan Senaru – Danau Segara Anak. Rute ini hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama  ± 10 – 12 jam menembus hutan primer. Pada jalur ini tersedia sarana peristirahatan. Dari pintu gerbang Senaru hingga Danau Segara Anak terdapat tiga pos. Menapaki  jalur ini akan disuguhi keindahan hutan belantara dan bebatuan yang menakjubkan sebelum mendapati eksotisnya Danau Segara Anak dilihat dari ketingian tebing.


Jika ingin melanjutkan ke pucak Rinjani, dari Danau Segara harus melanjutkan perjalanan menuju Pelawangan Sembalun yang harus ditempuh dengan berjalan kaki selama  ± 4 Jam. Untuk menggapai puncak Rinjani, dibutuhkan  waktu 4–5 jam.

Perjalanan  menuju  puncak umumnya berangkat dari Perlawangan Sembalun sekitar pukul 02.00 dinihari untuk bisa menikmati  Sunrise dari Pucak Rinjani. Dari puncak Rinjani, bila cuara cerah bisa menikmati indahnya pemandangan seluruh pulau Lombok  dan pulau Bali dan laut di sekitar Lombok.

Gunung_Rinjani-7_jongjava.com

 

 

3. Jalur Torean
* Mataram – Torean (± 4-5 Jam Kendaraan Umum) – Danau Segara Anak (± 8-9 Jam Jalan Kaki)

Jalur ini diawali  dari Desa Torean menuju kali Tiu (batas TNGR) yang merupakan Pos I pendakian. Sepanjang perjalanan akan disuguhi ladang pertanian, padang pengembalaan, perkebunan dan hutan produksi.

Flora yang dapat dijumpai pada jalur ini antara lain: bajur, klokos udang, rotan hutan, bangsal, lengsir, jambu, bunut, blimbing hutan, juwet, paku-pakuan, ketimun, rajumas, tapan dawa.

Sementara fauna yang dapat dijumpai yakni:  burung perkici, daweuh, kecial, srigunting.

Jarak dari Pos III Torean menuju ke Plawangan Torean ± 3,5 Km dengan kemiringan ± 30 -40%. Jalur  diapit  dua gunung dan  aliran sungai  Putih


4. Jalur Timbanuh (Selatan)

Gunung_Rinjani-2_jongjava.comMenentukan pendakian melalui jalur selatan merupakan perpaduan dari kedua jalur Sembalun dan Senaru. Yakni paduan antara hutan hujan tropis dan padang savana. Jarak tempuh dari Dusun Jati hingga Pelawangan Timbanuh sekitar 8-10 jam berjalan kaki.

Ini merupakan jalur baru. Dibanding  jalur Senaru dan Sembalun sarana dan prasarananya  belum memadai. Keunggulan jalur ini adalah melimpahnya   ketersediaan air di sepanjang jalur pendakian. Sayangnya pendakian melalui jalur ini hingga Pelawangan Selatan dan Puncak Selatan Rinjani. Tidak  direkomendasikan untuk menuju Segara Anak karena alasan keamanan.

Dari Pelawangan Selatan bisa melihat kawah Gunung Baru Jari dengan jelas.Pelawangan Selatan berada paling dekat dengan Gunung Baru Jari. Pada jalur ini akan melewati beberapa padang edelweis sebelum menuju puncak selatan Rinjani. dari berbagai sumber

 
Rinjani Yang Bikin Iri Hati

Anda menyukai tantangan dalam berwisata? Tidak ada salahnya untuk mencoba plesir  ke Gunung Rinjani. Untuk menemui  esotisme pemandangan Rinjani ...
Pesona Magis Wisata Gunung Kidul

Kali ini ..Anda saya ajak plesir ke daerah Gunung Kidul. Daerah yang lebih banyak dikenal orang lantaran pemberitaan tentang kekeringan yang...
Wingko Apel Malang, Sensasi Baru Jajanan Tradisional

Wingko, jajanan tradisional yang selama ini lebih banyak dikenal orang sebagai makanan khas kota Babat Lamongan dan Semarang, kini hadir juga di Kota...
'Finding Nemo' di Pulau Kabung

Cuaca sangat cerah ketika perahu kami melintasi laut Cina Selatan dan merapat di pulau kecil itu. Sebuah pulau yang terletak tidak jauh dari Kota...
Bromo, Ku Kan Kembali Lagi

Tak terasa Toyota Kijang yang saya kendarai telah memasuki Sukapura setelah sekitar satu setengah jam menempuh perjalanan dari kota Malang. Jarum jam...
Indonesia Punya Green Canyon

Jika merasa terlalu jauh berkunjung ke Green Canyon yang ada di Amerika sana, sekarang Anda tidak perlu terlalu kecewa lagi. Indonesia ternyata ...
Festival Indonesia 2009 Melbourne Australia

  Festival Indonesia, setiap tahunnya selalu menjadi magnet  terutama bagi masyarakat Indonesia di Melbourne, Indonesianis, friends of Indonesia,...
Goes to Sumberbendo Festival 2008

Sebuah ajang eksplorasi budaya tradisional bertajuk Sumberbendo Festival 2008, segera digelar masyarakat kampung Sumberbendo, Desa Kucur, Kecamatan...
Jangan Lupa ke Tana Toraja

Ketika ada kesempatan berkunjung ke Makassar  kuranglah lengkap jika tidak meneruskan perjalanan mengunjungi Tana Toraja. Di tanah ini kita akan...
Imlek, Tradisi Mengusir Nian

Tahun Baru Imlek 2559 tahun ini tiba di tanggal 7 Februari 2008. Hari raya ini merupakan hari pertama dalam bulan pertama dari sistem kalender warga...